Wednesday, December 31, 2014

Kebo Kabotan Sungu

   

Artinya, kerbau keberatan tanduk.Peribahasa ini biasanya digunakan untuk menggambarkan orang tua yang terlalu berat menanggung beban hidup karena terlampau banyak anak.
Di masa lalu, sebelum di canangkan program nasional keluarga berencana, banyak pasangan suami-istri di jawa yang memiliki anak lebih dari lima.Dengan anak sebanyak itu, apalagi penghasilannya terbatas atau pas-pasan, maka beban hidupnya pun sangat berat.Akibatnya, banyak anak yang tidak di sekolahkan, atau hanya sampai kelas 3 sd kemudian keluar, membantu mencari nafkah untuk menunjang perekonomian keluarga.

Diam-diam peribahasa kebo kabotan sungu juga menjadi jargon dalam penyuluhan KB sejak masa orde baru.Artinya, anjuran hanya  memiliki 2 anak sering dikaitkan dengan peribahasa ini.
Sesuai dengan kodratnya ,kerbau hanya mempunyai dua buah tanduk.Coba bayangkan kalau tanduknya sampai tiga atau empat,dia akan menderita karena tanduk yang berlebihan tersebut.Demikian pula manusia,dua anak cukup.Jika berlebihan, akibatnya anak-anaknya akan kurang terurus dengan baik.