Google

Wednesday, December 31, 2014

Tepa Slira (ukuran badan)

  Artinya, tepa (ukuran), slira (badan).Jelasnya, diukur atau dikenakan di badan sendiri, atau ditepakake awake dhewe.Jadi, yang dimaksud tepa slira adalah imbauan agar segala sesuatu yang etrjadi di usahakan untuk di ukur atau diterapkan pada diri sendiri. Dengan demikian, sikap dan perbuatan kita tidak akan semena-mena, atau semau sendiri tanpa memperdulikan orang lain.

Tepa slira merupakan salah satu ajaran penting di jawa dalam menciptakan tenggang rasa. Contohnya, kalau merasa sakit ketika di cubit, maka janganlah mencubit orang lain.Jika tersinggung kalau diejek mengenai kelemahan diri sendiri, maka janganlah pula mengejek kelemahan diri sendiri, maka jangan pula mengejek kelemahan orang lain, karena dia juga pasti tersinggung.

Dengan memiliki kebiasaan mengukur (menerapkan) segala sesuatu di badan sendiri, orang yang bersangkutan akan selalu berusaha menghargai orang lain.Tutur katanya di jaga agar tidak menyinggung (menyakiti) siapa pun lawan bicaranya,perangainya lembut karena menyadari bahwa hidup tidak mungkin sendirian dan selalu membutuhkan orang lain.Orang yang telah mengamalkan sifat tepa slira akan jauh dari sikap gumedhe (merasa besar), kuminter (merasa pandai), sawiyah-wiyah( semena-mena), kamalungkung(angkuh), daksiya (suka menyiksa), dan sebagainya yang tidak disukai,menyakitkan,dan merugikan orang lain.