Google

Friday, January 2, 2015

Kaya Suruh, Lumah Kurebe Beda, Yen Gineget Padha Rasane



Artinya, kaya suruh (seperti sirih atau piper betle),lumah kurebe beda (bagian atas dan bawahnya berbeda), yen gineget (kalau digigit), padha rasane (rasanya sama).Terjemahan bebasnya, meskipun sisi atas dan sisi bawahdaun sirih berbeda warna (sisi atas berwarna hijau tua,sedangkan sisi bawah hijau keputihan),jika di gigit akaan sama rasanya.

Menggambarkan situaasi yang berbeda, tetaapi sesungguhnya memiliki kesamaan yang esensial dalam banyak hal.Contohnya, meskipun belanda dari Eropa dan Jepang dari asia, namun, kedatangan ke Indonesia mempunyai tujuan sama.Yaitu, menjajah ! ingin meneruk kekayaan bumi pertiwi yang melimpah ruah.

Selain itu, peribahasa tersebut juga dapat menggambarkan kerukunan dan keserasian hubungan suami istri.Meskipun sang suami sebagai pegawai negeri, dan istrinya berdagang di pasar, tetapi kalau bicara dan membuat keputusan mengenai keluarga, keduanya memiliki visi, pertimbangan, dan keputusan yang sama.

Di jawa, kesamaan sikap dan perbuatan sebagaimana digambarkan peribahasa tersebut di nilai baik, sepanjang tidak di gunakan untuk tujuan buruk.Misalnya, ada saudara yang bersalah, namun malah dilindungi mati-matian.Itu tidak benar, karena sama saja kita bersalah.Di lain sisi, apabila ketahuan, kita pun pasti akan menerima sanksi yang sepadan.