Google

Friday, March 27, 2015

Ana Dhaulate, Ora Ana Begjane ( mengatur ekonomi )






Artinya,ana dhaulate (ada kemampuan atau potensi), ora ana begjane (tidak ada keberuntungan).Terjemahan bebasnya, memiliki potensi atau kemampuan cukup, tetapi tidak punya keberuntungan.Ini merupakan  gambaran tentang orang yang memilki  modal serta kemampuan cukup dalam mewujudkan segala sesuatu.Namun,  apa yang dicita-citakan sering kali gagal. Peribahasa ini mengingatkan bahwa rezeki dan keberuntungan adalah pemberian Allah SWT.Artinya, semua yang sudah digariskan, tidak bisa diingkari, apa pun wujudnya.


Masyarakat jawa sering diingatkan bahwa kepandaian, kekayaan, kesaktian, kecerdasan terkadang sangat tidak berguna,kalah dari keberuntungan. Tanpa adanya keberuntungan atau rezekinya, segala sesuatu yang dicita-citakan mustahil tercapai, meskipun telah diupayakan semaksimal mungkin.Ibaratnya sudah bekerja keras, malam dijadikan siang, kepala jadi kaki dan kaki jadi kepala, bisa saja hasilnya nihil.Rezeki ada, tetapi sebentar saja kemudian lenyap.Misalnya, seorang karyawan kontrak yang sudah bekerja selama hampir dua tahun, dia berharap untuk di jadikan karyawan permanen.Dia sudah bekerja dengan baik dan disiplin, tapi tak disangka dia habis kontrak juga.Sedangkan karyawan yang lain ada yang dipermanenkan walaupun kerjanya asal-asalan.Karena karyawan yang lain tadi sudah pandai merayu atau mendekati atasan sehingga dialah yang diangkat.Berarti karyawan tadi tidak mempunyai rezeki di perusahaan itu atau rezekinya hanya sebentar saja yaitu saat masih bekerja sebagai karyawan kontrak.