Google

Saturday, March 28, 2015

Wastra Lungsed ing Sampiran




Artinya, wastra (pakaian / kain), lungsed (lusuh),ing sampiran (di tali tempat menggatungkan pakaian).Terjemahan bebasnya, pakaian menjadi lusuh karena terlalu lama di biarkan tergantung dan tidak dipakai.

Pesan dari peribahasa ini menggambarkan ilmu pengetahuan yang tidak pernah di manfaatkan akhirnya benar-benar tidak berguna dan di lupakan orang.Di samping itu, ungkapan itu juga menyindir keberadaan orang pandai di suatu tempat, tetapi tidak pernah memanfaatkan keahliannya oleh dirinya sendiri ataupun masyarakat di lingkungannya.

Contohnya, di sebuah kampung tinggallah seorang dalang yang mumpuni.Hanya saja, dia kurang diminati mendalang karena miskin.Hidup kesehariannya hanya bertani dengan penghasilan pas-pasan, sehingga tidak mampu membeli wayang dan gamelan.Padahal, ilmu dan kemampuan mendalang yang dimiliki tidak kalah dari dalang-dalang kondang lainnya..Akibatnya, setelah dalang tadi tua, masyarakat benar-benar melupakannya.Tidak seorang pun yang tergerak hatinya untuk belajar menimba ilmu mendalang kepadanya.Nah, setelah sang dalang meninggal, barulah mereka menyesal.Terlebih, ketika ada anak-anak muda yang ingin belajar mendalang, tetapi tidak tahu harus belajar kepada siapa.Nasib dalang itu benar-benar seperti wasta lungsed ing sampiran.