Saturday, April 11, 2015

DadiDalan Emoh Ngambah, Dadi Godhong Emoh Nyuwek, Dadi Banyu Emoh Nyawuk

SIKAP dan PERBUATAN yang TIDAK TERPUJI



Artinya, dadi dalan emoh ngambah (jadi jalan tidak mau dilewati), dadi godhong emoh nyuwek (jadi daun tidak mau merobek), dadi banyu emoh nyawuk (jadi air tidak mau menciduk). Ungakapan ini menggambarkan kebencian seseorang terhadap orang lain, sehingga menjatuhkan semacam 'kutukan' tidak mau bersentuhan atau berhubungan dengan orang itu lagi seumur hidup.

Biasanya sikap seperti ini bermula dari perselisihan yang menimbulkan permusuhan dan kebencian yang mendalam.Meskipun kejadian seperti ini merupakan kemungkinan yang wajar di dunia ini, namun sebaiknya dihindari. Mengapa demikian ?  Karena, permusuhan, baik yang besar maupun yang kecil, akan selalu menimbulkan dampak negatif bagi kedua belah pihak, serta masyarakat sekitarnya.

Dalam nasihat orang jawa, terdapat semboyan yang berbunyi  wani ngalah luhur wekasane.Jika nasihat ini dajalankan, artinya bila salah satu pihak berani menyatakan dirinya bersalah dan akhirnya mengalah, permusuhan yang besar dapat dihindari atau diredam sedini mungkin. Soalnya, manusia dilahirkan di dunia untuk mengatur dan menyejahterakan kehidupan di dunia ini.Jadi, mencegah atau menghindari perseteruan yang memicu kebencian adalah sebuah tugas mulia yang harus diemban oleh seluruh umat manusia.