Monday, April 13, 2015

Diwenehi Ati Ngrogoh Rempela (( sikap dan perbuatan tidaak terpuji ))





Artinya, diwenehi ati (diberi hati),ngrogoh rempelo (merogoh ampela). Peribahasa seperti ini merupakan gambaran dari sikap buruk yang harus dihindari. Yaitu, meski sudah diberi kebaikan, ia masih meminta yang lebih dan bukan haknya.

Perbuatan seperti ini jangan sampai ditiru. Sebab, dengan melakukan perbuatan tersebut, membuktikan yang bersangkutan tidak mempunyai perasaan, tidak tahu berterima kasih, tidak punya malu sama sekali. Yang dikejar hanya memenuhi keinginan dirinya saja tanpa memperdulikan orang lain. Selain itu, peribahasa ini dapat pula menjadi petunjuk yang perlu diingat, bahwa pertimbangan. Artinya, jangan asal memberi sesuai permintaannya.Memberi pun sebaiknya hanya sekali atau dua kali, jangan terlalu sering agar tidaak berakibat buruk. Biasa sajayang diberi malah menjadi maja. Bahkan, karena setiap permiantaannya diluluskan, maka sekali waktu dia akan berani mengajukan permintaan yang tidak senonoh.

Karena itulah, si pemberi harus pandai-pandai menyiasati agar pemberian tadi tidak dipahami berbeda oleh si penerima.Memberi atau bersedekah  jelas merupakan amal yang baik. Tetapi, jika cara melakukannya kurang cermat, maka akan menjadi bener nanging kuang pener(benar, tetapi kurang tepat).