Tuesday, April 28, 2015

Weruh Grubyuk, Ora Weruh Rembug (( sikap dan perbuatan tidak terpuji ))

Weruh Grubyuk , Ora Weruh Rembug


Artinya, weruh grubuk (melihat langkah kaki orang banyak), ora weruh rembug (tidak melihat pembicaraan). Jadi, tejemahan bebasnya, mengetahui langkah kai banyak orang, tetapi tidak tahu atau tidak mengikti pembicaraan mereka.

Menggambarkan bagaimana sifat seseorang yang suka terlibat persoalan masyarakat. Artinya, selalu aktif mengikuti gerak dinamika di sekitarnya, namun sekadar anut grubyuk. Sekadar ikut-ikutan, tanpa mengerti benar apa yang terjadi, atau apa yang etngah dihebohkan serta menjadi tujuan masyarakat di sekitarnya.

Sikap ini terbilang buruk karena mengindikasikan sesungguhnya dia tidak mau terlibat sepenuhnya dalam urusan masyarakat. Atau, memang orientasinya sekadar ikut-ikutan, tanpa ingin bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan hasilnya. Biasanya, peribahasa ini ditujukan kepada mereka yang cenderung dinilai bodoh, tidak punya pendirian, tidak punya inisiatif, serta tenggung jawabnya rendah. Posisinya pun hanya dianggap sebagai penggembira. Oleh karena itu, jarang memperoleh kepercayaan dan penghargaan masyarakat. Sebab, jika diberi kepercayaan dia sering meleset karena memang tidak mengetahui dengan tepat bagaimana melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya.