Google

Wednesday, May 6, 2015

NASIHAT HIDUP ORANG JAWA __ Aji Godhong Jati Aking





Artinya, aji (berharga), godhong jati aking (daun jati kering). Terjemahan bebasnya, lebih berharga daun jati kering. Padahal semua orang tahu, daun jati kering itu nyaris tidak ada gunanya sama osekali. Buktinya, guguran daun jati di hutan atau kebun pada waktu musim kemarau tidak ada yang memanfaatkan. Peribahasa ini mengiaskan betapa nista martabat seseorang, sampai-sampai tidak dihargai lagi oleh keluarga maupun orang lain. Ibaratnya, nilai orang yang bersangkutan lebih rendah daripada daun jati kering. Biasanya, penggambaran seperti ini ditujukan kepada orang tua atau mereka yang kondisinya tidak memiliki apa-apa karena perbuatannya di masa lalu. Seperti bekas perampok, bekas rentenir, namun saat ini dsudah jatuh miskin, cacat, menderita dan sebagainya. Gara-gara kelakuannya yang tidak disukai orang banyak, atau banyak merugikan orang lain, maka tidak ada lagi yang memperhatikan keadaannya.

Karena itulah, gambaran  yang disampaikan peribahasa ini perlu dijadikan cermin, sekaligus peringatan bagi kita semua. Jangan sampai pada suatu saat nanti martabat kita hancur. tidak ubahnya sampah yang berbau busuk. Tidak dihargai lagi akibat perbuatan kita yang penuh dosa di masa lalu.