Saturday, May 9, 2015

NASIHAT HIDUP ORANG JAWA __ Ewuh Aya ing Pambudi





Artinya, ewuh aya (sulit atau kesulitan), ing pembudi (dalam bersikap atau berbuat). Kesulitan di sini bukan karena yang bersangkutan bodoh, pilihannya terbatas, atau tidak mampu melaksanakan. Melainkan karena setiap tindakan yang dilakukan bakal membawa akibat yang cukup merepotkan dirinya maupun orang lain.

Contohnya, suatu hari, pak RT menerima laporan tentangganya pak Warto, bahwa dirinya baru saja kehilangan burung murai batu yang mempunyai harga 1 juta rupiah. Saat melapor, tampak pak Warto sangat marah, karena burung murai itu baru saja dibelinya  tiga hari yang lalu. Padahal pak RT juga baru dapat informasi dari bu RT bahwa burung tersebut sengaja dicuri dan dijual oleh si Agus (anak pak Warto), untuk melunasi tunggakan SPP. Si anak berani melakukan perbuatan seperti itu karena perintah ibunya. Sebab, belakangan pak Warto sedang ''gila'' terhadap burung berkicau. Uangnya pun habis untuk membeli burung, sehingga kebutuhan sekolah dan keluarganya jadi terbengkalai.

Menghadapi kejadian seperti ini, wajar jika pak RT merasa ewuh aya ing pambudi. Mengatakan apa adanya belum memungkinkan, mendiamkan perbuatan istri pak Warto dan Agus juga salah. Sementara menasihati pak Warto yang tengah marah rasanya juga akan sia-sia.