Google

Saturday, May 30, 2015

Timun Wungkuk Jaga Imbuh

Selamat datang di sudihardi.com...!!!



Timun Wungkuk Jaga Imbuh
Artinya, timun wungkuk (buah mentimun bengkok), jaga imbuh (jaga-jaga sebagai tambahan). Terjemahan bebasnya, buah mentimun yang bengkok hanya dimanfaatkan sebagai tambahan bagi pembeli. Ungkapan ini merupakan gambaran dari orang yang memiliki kalainan atau kekurangan (cacat) yang sering hanya menjadi pelengkap dalam mengerjakan sesuatu.

Jika direnungkan, peribahasa ini menyodorkan dua pandangan : negaif &positif. Negatif kalau diartikan bahwa orang yang memiliki kekurangan tidak pernah dihargai setara (lebih rendah) dibandingkan mereka yang sempurna. Positifnya, di sini orang cacat tetap diberi kesempatan untuk berguna sesuai dengan kekurangan yang ada pada dirinya.

Ibarat timunwungkuk ,orang cacat cenderung kecil kemungkinannya ' terpilih '  sebagai bagian mereka yang sehat lahir batin. Namun, dengan memiliki kekurangan tersebut umumnya mereka juga memiliki kelebihan dibandingkan mereka yang sehat. Contohnya, orang buta selalu memiliki kesabaran, ketelitian, serta daya bayang lebih besar. Artinya, meskipun buta, tetapi sisi-sisi lain kepribadiannya munkin malah lebih unggul daripada kita yang normal. Maka, janganlah mereka hanya dijadikan pelengkap saja. Sebab, yang dimiliki pada dasarnya adalah landasan bagi munculnya kekuatan lain di dalam diri pribadi.