Tuesday, June 2, 2015

NASIHAT HIDUP ORANG JAWA __ Ungak-Ungak Pager Arang





Artinya, ungak-ungak (melongok atau menjenguk), pager arang (pagar yang jarang atau tidak rapat). Terjemahan bebasnya melongok pagar yang bilah-bilah teralisnya jarang. Ungkapan ini merupakan gambaran dari orng yang sengaja menjajaki kelebihan, kemampuan, atau  kekayaan orang lain.

Perbuatan ini merupakan akar dari banyak perbuatan buruk yang lebih nyata lagi. Biasanya, keinginan mengetahui apa yang dimiliki orang lain tumbuh dari rasa iri yang berlebihan. "mengapa dia seperti itu, sementara aku hanya seperti ini ?''  Kira-kira demikian ucapan batin mereka.

Karena itulah, lazimnya menjajaki atau 'mengintip' milik orang lain bukan untuk meneladani (meniru dalam arti positif). Melainkan untuk mecari kelemahannya, sehingga dapat menghujat, menjelekkan, atau menyebarluaskan rahsia mereka kepada orang lain. Hanya saja, perbuatan ini jarang menuai hasil sesuai yang diharapkan. Dalam kasus, yang akan dijatuhkan tetap tegak menjulang. Yang ingin dijelekkan, malah bersinar kebaikannya. Dan, begitu muncul realitas berlawanan, orang yang suka ungak-ungak pager arang itu sendiri yang akan terkena akibatnya. Tanpa diminta, masyarakat akan mengetahui mana yang emas, mana yang perak. Mana yang berbudi, mana yang perbuatannya penuh iri dan dengki.