Google

Thursday, July 2, 2015

Kesandhung ing Rata, Kebentus ing Tawang

Artinya, kesandhung ing rata (tersandung di tempat yang rata), kebentus ing tawang (terbentur di langit).Ini adalah sesuatu yang jarang atau mustahil terjadi .Bagaimana mungkin tersandung  di tempat rata, dan kepala terbentur di langit ? Maka apabila hal itu terjadi, lebih dikarenakan kecerobohan orang ang bersangkutan.Untuk itulah peribahasa tersebut mengingatkan agar selalu waspada dan berhati-hati dalam berbuat apa pun, kapan dan di mana pun berada.


Kalau dijabarkan secara nalar, mungkin makna peribahasa ini terkesan aneh dan dilebihkan.Namun, kalau dipahami dengan rasa dan hati yang jernih, maknanya segera akan tampak di depan mata.Yaitu, peringatan agar manusia senantiasa waspada dan berhati-hati disembarang tempat.Sebab, aral musibah terkadang datang tak terbayangkan, tanpa diundang.Misalnya saja, jatuh ketika berjalan, mungkin karena tersandung, terperosok, terkilir, dan lain-lain.Namun, juga bisa karena mengantuk, melamun, atau tidak memperhatikan jalan.Maka, meskipun jalan begitu lebar, rata, benderang, tetapi kapan dan di mana pun berada, kita harus tetap waspada.Kiri-kanan memang aman, tetapi siapa tahu di dalam diri kita terdapat duri dan batu yang tidak terhitung jumlahnya.