Thursday, September 17, 2015

Membangun Moral,Akhak, dan Kepribadian (AJA DUMEH)

AJA DUMEH    



Artinya,aja dumeh (jangan sok / mentang-mentang). Terjemahan bebasnya, jangan suka memamerkan serta menggunakan apa yang dimiliki untuk menekan, meremehkan, atau menghina orang lain. Misalnya,aja dumeh sugi (jangan mentang-mentang kaya), lantas menggunakan kekayaannya untuk berbuat semena-mena.Bagaimanapun, harta kekayaan itu lestari dan sewaktu-waktu dapat hilang (tidak dimiliki lagi). Contoh lain aja dumeh kuwasa (jangan mentang-mentang berkuasa ketika menjadi pemimpin), kemudian berbuat semaunya sendiri.


Di jawa, terdapat kepercayaan bahwa segala yang dimiliki manusia hanyalah titipan Tuhan.Dengan demikian, kepemilikan itu pun bersifat fana atau sementara.Tanpa ridha Tuhan YME, tidak mungkin yang bersangkutan memilikinya. Selain itu, kekayaan yang dimiliki seseorang realitasnya juga diperoleh atas (pemberian) orang lain. Contohnya, mana mungkin pedagang memperoleh laba dan kekayaan yang berlimpah tanpa melakukan transaksi dengan masyarakat ?   Berdasarkan pendapat tersebut, peribahasa ini menasihati agar siapa saja jangan sampai mempunyai sifat sok / sombong.Mentaang-mentang kaya, menolak menyedekahkan sebagian hartanya untuk orang miskin.Mentang-mentang jadi pemimpin, tidak mau bergotong-royong dengan tetangga.Menurut adat-istiadat di jawa,  sikap seperti ini sangat tercela dan menyakiti hati orang lain.