Monday, November 9, 2015

Ana Barang Ana Rega, Wong Urip Kudu Wani Rekasa

Hasil gambar untuk doa





Artinya, ana barang ana rega (ada barang ada harga), wong urip kudu wani rekasa (orang hidup harus berani menderita).Peribahasa ini menyemangati seseorang yang mencita-citakan perbaikan hidup.Akan tetapi, sudah berusaha sekian lama, cita-citanya belum juga tercapai.

Di sini, ungkapan ana rega anarupa bermakna bahwa setiap perwujudan yang diinginkan memiliki `harga` atau nilai yang berbeda-beda. Misalnya saja, ia ingin punya rumah, tentu  usaha yang dijalankan lebih berat dibandingkan ketika akan membeli motor.Artinya, jika ingin punya rumah, mau tidak mau harus berusaha lebih keras, sehingga bisa memilki cukup uang untuk membeli rumah.Sementara rekasa di sini adalahberusaha keras, membanting tulang.Gambaran rekasa itu, misalnya apa yang dikerjakan petani.Selama 3 hingga 4 bulan harus  berani rekasa, sejak menggarap sawah, menanam padi, memelihara, memberantas hama penyakit tanaman, dan sebagainya.Tiga atau empat bulan penuh hanya keluar ongkos dan tenaga, tanpa memperoleh penghasilan sama sekali.Namun, begitu padinya berhasil dipanen, seluruh jerih payah petani memperoleh hasil cukup manis.