Monday, November 16, 2015

Ana Dina Ana Upa, Ora Obah Ora Mamah (-mengatur perekonomian-)

Hasil gambar untuk makanan jawa






Artinya, ana dina ana upa (ada hari, ada nasi), ora obah ora mamah (tidak bergerak, tidak mengunyah).Maksudnya,  selama mau bekerja apa saja dengan tekun setiap hari, pasti akan mendapatkan sesuap nasi (rezeki). Sebaliknya, kalau tidak mau bekerja, tentu tidak akan mendapatkan makanan sama sekali.Peribahasa ini sering menjadi semboyan bagi wong cilik dalam menyemangati dirinya untuk bekerja. Sebab, modal kerja yang dimilki hanyalah tenaga fisik belaka.


Filosofi ada hari ada nasi merupakan wujud dari keyakinan bahwa rezeki sudah diatur oleh Allah SWT. Artinya, rezeki itu setiap hari pasti diberi, disediakan, dan asalkan bisa dari mana saja. Sedangkan ora obah ora mamah mengisyaratkan bahwa rezeki itu tidak tergeletak begitu saja dan manusia tinggal meraihnya dengan mudah.Dengan kata lain, untuk mendapatkan rezeki,syaratnya perlu bekerja keras setiap hari.