Google

Saturday, November 21, 2015

Ana Sethithik Dipangan Sethithik (( mengatur ekonomi ))

Hasil gambar untuk uang receh





Artinya, ana sethithik (ada sedikit), dipangan sethithik (dimakan sedikit).Salah satu semboyan wong cilik di jawa  yang cukup terkenal dalam menjalani tirakat (asketisme) pada kehidupan sehari-hari. Jika direnungkan, nasihat dalam peribahasa ini merupakan batu ujian yang cukup berat. Namun, apabila berhasil dilaksanakan dengan baik, maka akan memberikan manfaat besar lahir dan batin.

Misalnya; seorang buruh harian dengan istri dan dua orang anak, punya penghasilan sehari sepuluh ribu rupiah. Penghasilan sekecil ini jelas tidak dapat mencukupi kebutuhan hidup sekeluarga. Meskipun tidak mencukupi, dia harus memaksakan diri untuk tidak menghabiskannya. Misalnya, hanya menggunakan sembilan ribu rupiah saja. Dengan demikian, dia masih mempunyai sisa seribu rupiah yang dapat dijadikan bekal (modal) hidup dan bekerja keesokan harinya.


Caranya seperti itu, manakala dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan ikhlas, dapat menumbuhkan ketabahan, kejernihan pikir, serta ketahanan mental-fisik yang luar biasa. Dengan demikian, apa yang disebut wong cilik,kemiskinan, kepapaan, dan tidak kesengsaraan hanya akan terasa semu. Jiwa dan kepribadiannya tidak kerdil, tidak miskin. Setiap harinya, ia mampu melangkah dengan gagah, menapaki kehidupan dengan wajah tengadah.