Sunday, March 27, 2016

Arep Jamure Amoh Watnge (( sikap & perbuatan tidak terpuji ))




Artinya, arep jamure (mau jamurnya), emoh watenge (menolak batangnya).Peribahasa ini berangkat dari kenyataan bahwa jamur kebanyakan tumbuh pada batang kayu yang telah lapuk.Jadi, maknanya menggambarkan orang yang mau menerima hasilnya, tetapi menolak disangkut-pautkan dengan permasalahannya.Atau, dapat juga diartikan, mau enaknya, tetapi tidak mau bersusah-payah mengerjakan pekerjaannya.


Sifat terhitung buruk dan sebaiknya jangan dilakukan.Mereka yang mempunyai sifat perilaku seperti ini boleh dipastikan akan dijauhi orang, karena tidak memiliki semangat kebersamaan yang baik.Inginnya menang sendiri, enak sendiri, tidak peduli bahwa yang dinikmati itu buah keringat orang lain.

Selian dibenci, dia pun akan senantiasa kekurangan karena jarang memperoleh bantuan dalam segala hal.Dalam patembayatan di jawa, tolong-menolong sudah menjadi semangat masyarakat.Artinya, warga yang kekurangan  wajib untuk dibantu.Namun, jika kekurangan atau penderitaan tersebut akibat ulahnya sendiri yang ingin menang sendiri, jelas sanak kerabat akan enggan mengulurkan tangan untuk membantunya.

Tuesday, March 22, 2016

Angon Ulat Ngumbar Tangan (( sikap & perbuatan tidak baik ))





Artinya, angon ulat (menggembala roman muka), ngumbar tangan (mengumbar tangan). Terjemahan babasnya, mengawasi roman muka orang lain untuk mencari kesempatan atau kelengahan, sehingga dapat mengambil sesuatu dengan leluasa.


Hasil gambar untuk niat burukPeribahasa ini sering ditujukan kepada orang yang mempunyai niat buruk untuk mencuri, mencopet, dan sebagainya.Oleh karena itu, siap pun harus waspada jika melihat tanda-tanda seperti itu.Artinya, belum tentu orang yang bermuka manis dan bertutur kata indah, perbuatannya juga akan seindah penampilan luarnya.Dapat saja muka manis itu hanya sebagai kedok untuk menyembunyikan maksud dan tujuan yang sebenarnya.


Waalaupun demikian, orang jangan mudah mencurigai siapa pun yang bersikap manis kepada kita.Karena, belum tentu sikap tersebut hanya pura-pura.Apabila terlanjur mencurigai dan melakukan tindakan pengamanan yang terburu-buru, hasilnya tentu akan meleset dari dugaan.Cara terbaik untuk mengatasi kemungkinan buruk ketika berhadapan dengan orang yang dicurigai punya maksud tidak baik adalah memperkecil peluang terjadinya perbuatan yang tidak diinginkan itu.




Wednesday, March 16, 2016

Aja Seneng Dadi Cuplak Andheng-andheng (( sikap & perbuatan tidak terpuji ))





Artinya, aja seneng (jangan suka),dadi cuplak andheng-andheng (jadi kutil atau tahi lalat). Pada kenyataannya kutil atau tahi lalat akan menjadi maslah (mengganggu) jika tumbuh pada bagian-bagian tubuh tertentu.Meskipun kini kutil dan tahi lalat dapat dihilangkan dengan operasi ringan, namun khusus tahi lalat, orang masih cenderung membiarkan. Hal ini karena adanya kepercayaan bahwa tahi lalat ada kaitannya dengan tanda-tanda kehidupan tertentu bagi pemiliknya.

Hasil gambar untuk orang baikPada peribahasa ini, kutil dan tahi lalat menjadi simbol dari keberadaan orang serba merepotkan. Contohnya ; ada empat bersaudara yang masing-masing telah berkeluarga.Kehidupan mereka tergolong cukup dan memperoleh posisi mapan di masyarakat.Hanya satu yang terhitung kurang, yaitu  si bungsu.Selain itu, dia juga selalu membuat masalah yang tak berhenti.Suka berjudi, mabuk-mabukan, kerja tidak menentu, dan gara-gara berkelahi dia pernah dipenjara.Perbuatan si adik ini benar-benar memusingkan saudara-saudaranya.Semua serba repot, mau dibuang, tapi masih tidak tega karena satu darah.Mau terus disantuni, namun ia tidak pernah sadar juaga dan selalu menimbulkan masalah-masalah baru yang merendahkan martabat keluarga.





Friday, March 11, 2016

Aja Kaya Kidang Mlayu Ninggal Swara (( sikap & perbuatan tidak terpuji ))







Artinya, aja kaya kidang (jangan seperti kijang), mlayu ninggal swara (berlari meninggalkan suara).Pada kenyataannya, di hutan, setiap kali kijang berlari pasti sambil bersuara.Berangkat dari sifat kijang tersebut, peribahasa ini menggambarkan sikap atau perilaku orang yang menyerupai kijang.Misalnya, lewat di jalan atau halaman rumah orang sambil memaki-maki yang tidak jelas, sehingga yang punya rumah jadi bertanya-tanya dan merasa tersinggung.

Hasil gambar untuk orang baikContoh yang lebih jelas lagi, seorang pembantu rumah tangga ang baru saja bekerja di rumah orang kaya dan terpandang di lingkungannya.Sehari-hari dia bekerja disana, ia tidak menemukan masalah.Semua berjalan lancar seperti yang diharapkannya.Sebulan kemudian, tahu-tahu pembantu rumah tangga itu menghilang, pergi tanpa pamit. Usut punya usut, kepergian itu pun sambil membawa / mencuri beberapa perhiasan milik istri sang majikan.

Beberapa hari kemudian, datang beberapa tetangga dan pemilik warung setempat.Menurut pengakuan mereka, si pembantu rumah tangga itu pernah pinjam uang dan semabako di warung yang sampai sekarang belum dibayarkan.Semua juga mengaku, saat memberikan pinjaman, mereka tidak menyangka si pembantu tega menipu mereka seperti itu.

Monday, March 7, 2016

Aja Kaya Kere Muggah Bale (( sikap & perbuatan tidak terpuji ))







Artinya, aja kaya kere (jangan seperti pengemis), munggah bale (naik ke balai-balai).Dalam peribahasa ini, yang disebut balai-balai dapat diartikan sebagai tempat tidur.Makna peribahasa ini menggambarkan bagaimana orang miskin atau yang tidak punya apa-apa kemudian mendapatkan keberuntungan (kesempatan) menjadi orang kaya.Akibatnya, dia tidak dapat menyesuaikan diri dan selalu membawa adat kebiasaan lamanya, meskipun keadaannya telah berubah.

Hasil gambar untuk orang baikContohnya, seorang sopir dipercaya membawa mobil majikannya pulang ketika sang majikan dan keluarganya berlibur ke luar kota.Merasa memperoleh kepercayaan dan kekuasaan, dia mempergunakan mobi itu untuk bersenang-senang.Pergi ke rumah teman, saudara, atau untuk sekadar untuk pemer. Menunjukkan bahwa derajat dirinya telah naik karena berhasil mengendarai mobil mewah.Sebagai bawahan, sikap seperti itu sangat tidak terpuji. Di samping menunjukkan dirinya belum siap secara mental menjadi sopir yang baik dan bertanggung jawab, pernuatannya itu juga dapat membahayakan dirinya sendiri.Coba kalau terjadi kerusakan atau kecelakaan, apakah dia mampu mengongkosi biaya perbaikan mobil tersebut.







Wednesday, March 2, 2016

Adigang Adigung Adiguna (( sikap dan perbuatan ))








Hasil gambar untuk orang baikArtinya, menyombongkan diri karena kekuatan, kekuasaan, dan kepandaian yang dimiliki.Adigang adalah gambaran dari watak kijang yang menyombongkan larinya yang luar biasa.Adigung adalah kesombongan terhadap keluhuran, keturunan, atau kebangsawanan yang dimiliki.DI ibaratkan gajah yang besar dan nyaris tak terlawan oleh benatang lain.Sedangkan adiguna bermakna menyombongkan kepandaian (kecerdikan) yang dimiliki, seperti watak ular yang beracun mematikan.


Peribahasa ini mengingatkan bahwa kelebihan seseorang membuat sombong dan lupa diri, sehingga berdampak buruk bagi yang bersangkutan maupun orang lain.Contohnya, kijang secepat apa pun larinya, ia sering terkejar oleh harimau, dan apabila sudah demikian, nasibnya hanya akan mejadi santapan sang raja hutan.Dalam dongeng anak-anak, diceritakan bagaimana gajah yang besar itu kalah oleh gigitan semut.Sedangkan ular kobra yang sangat ditakuti akan mati lemas jika terkena sabetan carang (cabang) bambu ori (Bambusa arundinaceae). Jadi, kelebihan yang dimiliki seseorang merupakan sesuatu yang berguna sekaligus berbahaya.Berguna apabila dimanfaatkan dem kebaikan, berbahaya jika hanya digunakan untuk kepuasan pribadi serta dorongan nafsu duniawi belaka.