Tuesday, April 12, 2016

"Emban Cindhe, Emban Siladan" dalam aspek sikap dan perbatan tidak terpuji


Artinya, emban cindhe  (menggendong dengan selendang), emban siladan (menggendong dengan bekas rautan bambu). Menggambarkan bagaimanasikap orang tua atau pemimpin yang senang membeda-bedakan anak atau rakyatnya.Orang yang disukai akan diperhatikan setengah mati. Ibaratnya, apa yang dimintainya pasti diberikan. Hidupnya disantuni habis-habisan, disanjung puji kemana-mana. Sedangkan orang yang tidak disukainya akan diperhatikan asal-asalan. Atau, boleh dikatakan malah dibiarkan begitu saja. Benar dikatakan salah, salah tidak diberitahu bagaimana cara memperbaikinya, tetapi dijadikan rerasan dimana-mana. Peribahasa ini sering digunakan sebagai nasihat yang ditujukan kepada orang tua atau para penguasa, agar tidak membedakan perhatiannya terhadap anak ataupun rakyatnya.

No comments:

Post a Comment