Monday, August 28, 2017

mengenal Diabetes Mellitus secara garis besar

Ketemu lagi dengan blog sudohardi.com.
Karena hidup selamat dan sehat adalah pilihan kita...!!!

Pada kesempatan kali ini kita akan memberikan informasi mengenai salah satu dari 10 penyakit paling mematikan di Indonesia yaitu Diabetes.




Diabetes
Mungkin dari kita sudah ada yang mengerti apa itu diabetes, tapi juga masih ada beberapa yang belum mengerti dan mengenal apa itu penyakit Diabetes.
Hal itu pula yang tengah saya alami, dan mencoba saya pun mencari tahu apa sih penyakit diabetes, yang kabarnya sangat berbahaya itu.


Menurut hasil penelusuran saya di mbah google dapat dirangkum sebagai berikut,
Diabetes adalah kondisi di mana kandungan gula dalam darah melebihi normal dan cenderung tinggi. Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit metabolisme yang mampu menyerang siapa saja. Diabetes mellitus (kencing manis) adalah kondisi kronis dan berlangsung seumur hidup yang mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menggunakan energi dari makanan.
  Pada Prinsipnya penyebab penyakit ini adalah terganggunya kemampuan tubuh untuk menggunakan glukosa ke dalam sel. Tubuh normal mampu memecah gula dan karbohidrat yang kita makan menjadi gula khusus yang disebut glukosa. Glukosa merupakan bahan bakar untuk sel-sel dalam tubuh kita. Untuk memasukkan glukosa ke dalam sel dibutuhkan insulin.
Pada orang dengan Diabetes Mellitus(DM), tubuh tidak memiliki insulin (DM Tipe 1) atau insulin yang ada kurang adekuat (DM Tipe 2).

  Karena sel-sel tidak dapat mengambil glukosa, glukosa itu menumpuk dalam aliran darah. Tingginya kadar glukosa  dalam darah dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, jantung, mata, dan sistem saraf. Oleh sebab itu, diabetes yang tidak ditangani dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, kebutaan, dan kerusakan saraf.

Diabetes tipe 1
  Diabetes tipe 1 juga disebut diabetes insulin-dependent. Dulu disebut juga dengan diabetes onset-anak, karena sering dimulai pada masa kanak-kanak. Namun seiring berjalannya waktu, banyak penelitian menunjukkan bahwa tipe ini bisa muncul juga pada orang dewasa.
Diabetes tipe 1 adalah kondisi autoimun. Ini disebabkan pankreas diserang dengan antibodi tubuh pasien sendiri. Pada penderita tipe ini, pankreas yang rusak tidak membuat insulin. Diabetes tipe ini dapat disebabkan oleh kecenderungan genetik.

Diabetes Tipe 2
  Sejauh ini, bentuk paling banyak dari penyakit ini adalah diabetes tipe dua. 95% kasus ditemukan pada orang dewasa. Tipe 2 ini dulu disebut dengan diabetes onset dewasa, tapi dengan epidemi banyaknya kasus obesitas pada anak-anak, banyak remaja baru yang juga mengalami tipe ini. Diabetes tipe 2 juga disebut non-insulin dependent diabetes.
Diabetes tipe 2 biasanya lebih ringan daripada tipe 1 karena pankreas sebenarnya mampu menghasilkan insulin, namun karena gaya hidup dan makanan yang tidak terjaga, pankreas mengalami “kelelahan”. Pankreas mampu menghasilkan sejumlah insulin. Tapi jumlah yang dihasilkan tidak cukup untuk kebutuhan tubuh atau sel-sel tubuh lainnya menjadi “kebal” terhadap insulin sehingga menjadi sel resisten insulin. Resistensi insulin, atau kurangnya sensitivitas terhadap insulin, kebanyakan terjadi pada sel lemak, hati, dan sel-sel otot.

Kedua jenis diabetes ini memiliki beberapa gejala dan tanda yang sama diantaranya yaitu :
1. Kelaparan dan kelelahan
  Tubuh mengubah makanan menjadi glukosa yang digunakan untuk menghasilkan energi. Ketika insulin tidak optimal lagi atau tidak ada, maka tubuh akan merasa mudah lelah dan cepat lapar.
2. Kencing lebih sering dan menjadi mudah haus
  Rata-rata orang biasanya berkemih antara 4–7 kali dalam 24 jam, tapi orang-orang dengan penyakit ini mungkin menjadi lebih sering. Mengapa? Biasanya ginjal akan menyerap glukosa diikuti oleh penyerapan air. Tetapi pada penderita diabetes, kadar gula darah sudah meningkat sehingga tubuh tidak mungkin menyerap ulang glukosa. Akhirnya, air yang melewati ginjal menjadi lebih banyak.
3. Mulut kering dan kulit gatal
  Karena semakin sering berkemih, terjadi kekurangan air pada bagian tubuh lainnya. Anda bisa mengalami dehidrasi dan mulut terasa kering. Kulit kering dapat membuat Anda gatal.
4. Penglihatan kabur
  Perubahan tingkat cairan dalam tubuh bisa membuat lensa di mata membengkak sehingga lensa mata berubah bentuk dan kehilangan kemampuan untuk biaa fokus.


Jika diantara kita ada yang mengalami hal-hal seperti diatas, maka segeralah hubungi dokter / rumah sakit agar dapat diberikan bantuan medis.

Thursday, August 24, 2017

Manfaat Yoga untuk mengatasi Hipertensi

KOMPAS.com -
Jika dokter sudah memperingatkan tekanan darah yang mulai meninggi, cobalah latihan yoga. Menurut sebuah studi kecil, orang yang kena pra hipertensi dan latihan yoga sejam sehari selama tiga bulan berhasil menurunkan rata-rata diastolik dan tekanan arterinya.



Studi tersebut dipresentasikan di konferensi tahunan Cardiological Society India tetapi belum diterbitkan di jurnal medis.

Peneliti mengatakan hasil itu menjanjikan, bahwa berlatih yoga setiap hari berpotensi melindungi mereka dari pra hipertensi dan bahaya penyakit tekanan darah tinggi.
"Baik pra hipertensi maupun tekanan darah tinggi meningkatkan risiko serangan jantung, stroke dan gagal jantung," kata pemimpin penelitian Ashutosh Angrish, MD, ahli jantung dari Sir Gangaram Hospital, Delhi, India.

Pra hipertensi didefinisikan sebagai angka sistolik (angka pertama dalam bacaan tekanan darah) dari 120-139 mmHg atau angka diastolik (angka kedua) dari 80-89 mmHg.
Seseorang sudah mengalami tekanan darah tinggi bila sistolik lebih besar dari 140 mmHg atau diastolik lebih besar dari 90 mmHg. "Orang yang mengalami pra hipertensi cenderung akhirnya mengalami hipertensi," ujar Dr Angrish.

Dr Angrish ingin meneliti dampak Hatha Yoga, yoga tradisional yang mengombinasikan peregangan, pengontrolan napas dan meditasi terhadap orang didiagnosa pra hipertensi tapi masih sehat.
Ia dan rekan-rekannya merekrut 60 pasien rata-rata usia 54 tahun dan meresepkan semua strategi gaya hidup untuk menurunkan gaya hidup. Gaya hidup itu meliputi latihan aerobik ringan, diet sehat dan berhenti merokok.

Separuh dari pasien-pasien itu pun mendapatkan kelas yoga setiap hari selama sebulan. Setelah satu bulan, kelompok ini diminta latihan sendiri satu jam sehari.

Di awal dan akhir tiga bulan studi tersebut peserta diukur tekanan darahnya selama 24 jam. Selama waktu itu, tidak ada perubahan dalam kelompok yang diberi tugas mengubah gaya hidup saja.
Pada kelompok yoga, tekanan darah diastolik selama 24 jam menurun kurang lebih 4,5 mmHg. Rata-rata tekanan arteri menurun juga sekitar 4,9 mmHg.

"Meskipun penurunan tekanan darah itu sedikit, secara klinis ini sangat berarti," kata Dr Angrish.
Bahkan, penurunan 2 mmHg saja dalam tekanan darah diastolik berpotensi menurunkan risiko penyakit jantung koroner sampai 6 persen dan risiko stroke menurun 15 persen.
Alasan mengapa yoga berefek menurunkan tekanan darah masih belum jelas. Dari studi-studi lain ditemukan yoga menenangkan sistem saraf simpatetik yang berperan mengatur tekanan darah.
"Penemuan ini menyimpulkan bahwa kombinasi tiga komponen yoga (asana, pranayama dan meditasi) bermanfaat. Tetapi studi kami belum mampu menguraikan masing-masing kontribusi mereka," ujar Dr Angrish.

Presiden terpilih Cardiological Society of India, Shirish Hiremath mengatakan dalam rilis bahwa yoga, bagian dari budaya tradisional India, terbukti jelas bermanfaat dalam kasus pra hipertensi. Yoga ini pun mudah dipelajari dan tak mahal.
"Yoga ternyata merupakan jawaban tepat bagi orang yang berisiko," katanya menunjuk sejumlah besar orang muda di India yang terkena hipertensi.

Sebuah review pada 2014 menemukan 29 persen populasi India atau hampir satu dari tiga orang mengalami tekanan darah tinggi. Hal serupa pun terjadi di Amerika Serikat.
Roberto Ferrari, MD, course director of the European Society of Cardiology progam di India setuju bahwa yoga dapat menjadi bagian strategi kesehatan jantung. Ia menekankan bahwa yoga hanyalah salah satu komponen untuk memelihara jantung sehat.
"Penyakit jantung dapat dicegah dengan melakukan gaya hidup sehat dan mengontrol tekanan darah serta kolesterol. Olahraga termasuk yoga, pola makan sehat dan tidak merokok adalah langkah menuju arah yang benar," katanya.

Penemuan Dr Angrish ini merupakan penelitian pendahuluan. Meski demikian, kita boleh menyarankan orang yang bermasalah dengan tekanan darah tinggi untuk mulai berlatih yoga. Yoga dapat mencegah terjadinya hipertensi sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Tuesday, August 22, 2017

BERAMAL SHALEH DI SEPULUH HARI AWAL DI BULAN DZULHIJJAH LEBIH DICINTAI OLEH ALLAH

Assalamu'alaikum WR. WB
Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Dzulhijjah 1438 H. Insha Alloh mulai nanti malam(malam 23 Agustus 2017) kita akan memasuki bulan Dzulhijjah. Dan pada tanggal 10 Dzulhijjah (2 September 2017)  kita akan merayakan hari Raya Idul Adha. Lalu apa sih.. keutamaan Awal bulan Dzulhijjah?.


Dari Ibnu Abbaas radiyallaahu ‘anhu berkata : ”Rasulallah shalallaahu ‘alaihi wasallam besabda: 

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِـحُ فِيْهَا أَحَبَّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ اْلأَيَّامِ- يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، وَلاَ الْـجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللهِ؟ قَالَ: وَلاَ الْـجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللهِ إِلاَّ رَجُلاً خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ ثُمَّ لَـمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

”Tidak ada hari-hari dimana amalan  shaleh yang dikerjakan di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari ini”. 
Para shahabat bertanya: “Termasuk jihad fi sabiilillaah?”, beliau nabi Muhammad shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : 

”Ya dan jihad fisabiilillaah, kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya dan tidak kembali darinya sedikitpun”.

[HR.Bukhari (969) dan Tirmidzi (757) dan Abu Daud (3438) dan Ibnu Majah (1727)].



Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata di Majmu’ Fatawanya (21/37-38) : 

”Dan atas dasar hadits ini maka aku menganjurkan saudara-saudaraku kaum muslimin agar mengambil kesempatan yang besar ini dan agar mereka memperbanyak amalan shaleh seperti,
▪Membaca Al-Qur’an, 
▪Berdzikir dengan macam-macamnya : takbiir, tahliil, tahmiid dan tasbiih, 
▪Bershadaqah, 
▪Puasa 
▪dan seluruh perbuatan shaleh di sepuluh hari awal di bulan Dzulhijjah.

Dan anehnya sesungguhnya manusia lengah dengan sepuluh hari ini, kalian mendapatkan mereka bersusah payah beribadah di sepuluh akhir dari bulan Ramadhan tetapi di sepuluh hari awal Dzulhijjah kamu hampir tidak mendapatkan salah seorang pun, maka berbeda di antaranya dan di antara yang lainnya,

Tetapi jika seseorang mengerjakan amalan shaleh di sepuluh hari ini, menghidupkan amalan shaleh seperti yang dibimbing oleh Rasulallah shalallaahu ‘alaihi wa sallam maka sesungguhnya dia dalam kebaikan yang besar dan insha Alloh mendatangkan cinta dari Allah SWT.

Monday, August 21, 2017

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan sebelum berkendara

Dikutip dari KOMPAS.com
Paidi (55), warga Karangsari, Kabupaten Simalungun tewas setelah sepeda motor Honda Supra X 125 nopol BK 3717 WJ yang dia kendarai tergilas truk fuso nopol BK 8573 LW di Jalan Medan depan RS Horas Insani, Pematangsiantar, Senin (5/12/2016) sore.
Kasat Lantas Polres Pematangsiantar, AKP Jupiter Simanjuntak mengatakan,  peristiwa itu terjadi diduga akibat kelalaian pengendara Honda Supra X, yang mendahului truk dari jalur sebelah kiri."Diduga sepeda motor jatuh nyeret di aspal dan masuk ke kolong truk, kemudian pengendara sepeda motor tergilas roda belakang sebelah kiri truk tersebut".





Keselamatan berkendara motor atau biasa disebut safety riding memang sangat diperlukan dalam kehidupan kita sehari-hari terutama bagi para pengendara sepeda motor. Kali ini kita akan membicarakan mengenai bagaimana sih berkendara dijalan yang baik dan benar.

Kita pastinya menginginkan selamat sampai tujuan bukan ?

Langsung saja, untuk aman dijalanan kita perlu memperhatikan beberapa hal yaitu sebagai berikut :
* kondisi fisik dan jiwa kita sebelum berkendata
* kondisi kendaraan yang akan kita gunakan untuk menuju ketujuan
* serta  situasi dan kondisi jalan yang akan kita lalui.

1. Kondisi Fisik dan jiwa Pengendara
  Sebagai faktor utama dalam berkendara kondisi fisik seseorang sangat memegang peranan penting dalam keselamatan berkendara. Oleh sebab itu kita hatus memperhatikan hal tersebut. Baik kita sebagai pengendara ataupun orang menumpang . Kondisi fisik harus benar fit agar saat berkendara nantinya tidak menjadi suatu yang dapat menimbulkan kecelakaan. Kondisi fisik yang sehat harus diperhatikan diantaranya ; apakah kita dapat mengendarai kendaraan dengan baik atau tidak ?, apakah kita dapat berpikir tenang saat diperhalanan ?.
  Hal-hal tadi harus sangat diperhatikan, jangan sampai disaat kita sedang sakit lalu kemudian dipaksakan untuk berkendara. Atau saat kita memliki masalah jiwa seperti stress akan suatu hal yang kemudiaan kita malah terbawa suasana stress tadi saat berkendara. Usahakan bahwa saat kita berkendara, kita tidak memikirkan hal lain selain hanya fokus berkendara.
  Jangan sampai nantinya kita menyesal karena terlalu memaksakan kondisi yang semestinya tenang malah menjadi suatu terburu-buru,kacau balau, ataupun tidak konsen.

2. Kondisi kendaraan
  Kendaraan yang akan kota gunakan untuk menuju ketempat tujuan haruslah memenuhi standar keselamatan berkendara. Hal-hal tidak diinginkan mungkin saja diakibatkan oleh tidak doperhatikannya kondisi kendaraan kita sewaktu akan digunakan.
Hal termudah yang dapat kita lakukan adalah rutin melakukan service di bengkel terpercaya. Dengan pelayanan service yang baik maka kondisi kendaraan kita pun terjaga.
Adapun hal yang perlu kita perhatikan sebelum berkendara ketempat tujuan diantaranya adalah memperhatikan kondisi lampu utama, kondisi lampu rem, kondisi lampu riting,serta kondisi rem, senua kondisi tadi harus dalam keadaan baik. Jangan sampai hal-hal pokok tadi kita lewatkan begitu saja. Ini sangat berbahaya jika kita memiliki salah satu kondisi yang tidak baik saja. Apalagi kita membiarkan kondisi-kondisi seperti itu dalam keadaan tidak baik.
Selain kondisi kendaraan kita kita juga harus memperhatikan apakah surat-surat kendaraan kita lengkap atau tidak, agar nanyinya aman berkendara, karena akhir-akhir ini sering terjadi pemeriksaan kendaraan oleh saudara-saudara kita di kepolisian.

3.Situasi dan kondisi jalan
  Untuk meuju ketempat tujuan pastilah kita melewati jalan. Dalam perjalanan iini bisa saja kita melewati berbagai jenis kondisi jalan baik beraspal mulus,sedang,atau bahkan jalanan penuh lubang dimana-mana. Kita harus siapa akan hal-hal yang tidak terduga saat kita dijalanan. Akan lebih baik kita mengerahui kondisi kalan yang akan kita lalui. Apakah jalannya baok atau buruk, apakah banyak penghalang saat kita menuju tujuan. Di Indonesia saat ini sering terjadi bahwa dijalanan banyak sekali orang menyeberang dengan sembarangan walupun sudah tersedia jembatan penyeberangan orang. Kita harua berhati-hati dalam berkendara. Disaat jalan kita harus mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan. Seperti hal yang sepele bagi sebagian orang yaitu lampu lalu lintas seringkali kita melihat banyak orang yang melakukan pelanggaran terhadap rambu ini, walaupun kondisi terlihat aman namun jangan sampai kita tergoda untuk melanggarnya. Hal-hal yang munkin berbahaya sudah menanti kita didepan sana.


semoga postingan kali ini dapat membantu anda yang ingin berkendata dengan aman di jalanan indonesia

Thursday, August 17, 2017

10 Penyakit paling mematikan di Indonesia



Selamat datang kembali di sudihardi.
karena selamat dan sehat adalah pilihan kita....!!!



Langsung saja, dalam postingan kali ini saya akan memberikan informasi mengenai Penyakit-Penyakit yang Paling Mematikan di Indonesia.


Dirangkum dari Dokter Sehat bahwa terdapat 10 urutan penyakit yang paling mematikan di negera tercinta Indonesia ini.

1. Stroke
  Stroke adalah suatu penyakit yang menyerang bagian syaraf pada otak yang disebabkan oleh pecahnya atau penyumbatan pembuluh darah. Stroke merupakan penyakit yang berbahaya dan mematikan. Pada tahun 2008, data dari Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa sebanyak 17,3 juta orang penduduk Indonesia harus kehilangan nyawanya karena penyakit ini.

2. Jantung koroner
  Adalah suatu penyakit jantung yang disebabkan penumpukan kolesterol, lemak, atau zat lainnya pada dinding pembuluh darah. Seiring bertambahnya usia, kelenturan pembuluh darah semakin menurun, dibarengi dengan radikal-radikal bebas dan plak lemak yang dapat menetap di dinding pembuluh darah.  Penyakit jantung koroner secara medis disebut juga penyakit jantung iskemik. Penyakit ini termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sekitar 35% kematian penduduk Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung. Menurut Federasi Jantung Dunia, angka kematian akibat penyakit jantung koroner di Asia Tenggara mencapai 1,8 juta kasus pada tahun 2014.

3. Diabetes
  Adalah suatu kondisi di mana kandungan gula dalam darah melebihi normal dan cenderung tinggi. Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit metabolisme yang mampu menyerang siapa saja. Diabetes mellitus (kencing manis) adalah kondisi kronis dan berlangsung seumur hidup yang mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menggunakan energi dari makanan. Ada dua jenis utama dari penyakit ini: Tipe 1 dan Tipe 2.
Sebanyak 350 juta orang di dunia mengidap diabetes. Pada tahun 2004, sekitar 3-4 juta orang meninggal karena kadar gula darah yang tinggi. Lebih dari 80% kematian akibat penyakit Diabetes Mellitus (DM) terjadi di negara dengan tingkat penghasilan menengah dan rendah. WHO memperkirakan jumlah kematian akibat DM akan meningkat dua kali lipat selama periode 2005 – 2030.

4. Tuberkulosis (TBC)
  Merupakan penyakit paru yang disebabkan oleh bakteri. Tuberkulosis, yang dalam bahasa orang awam disebut dengan “plek paru” merupakan penyakit multisistemik dengan bentuk klinis yang bermacam-macam.  Tuberkulosis adalah penyebab paling umum kematian di seluruh dunia terkait dengan penyakit menular. Penyakit ini menjadi lebih semakin meningkat di seluruh belahan dunia khususnya di negara berkembang. Selain itu, prevalensi TB resistan (tidak mempan) terhadap obat juga meningkat di seluruh dunia. Ketidakmempanan obat antibiotik terhadap TBC diakibatkan adanya koinfeksi dengan virus human immunodeficiency (HIV) yang kini semakin menyebar luas. Maka, rejimen deteksi dini HIV dan TBC saling silang, yaitu, pasien yang terkena TBC wajib dicek HIV, dan pasien yang terkena HIV wajib untuk dicek TBC.

5. Hipertensi
  Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi umum di mana kekuatan aliran dari darah terhadap dinding arteri cukup tinggi. Hipertensi akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

6. Hepatitis
  Merupakan kondisi di mana terjadi peradangan pada hati. Hepatitis Viral, termasuk hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C, adalah penyakit yang berbeda yang menyerang hati dan masing-masing memiliki gejala dan perawatan yang berbeda. Penyebab lain penyakit ini termasuk narkoba dan alkohol. Jenis hepatitis dapat ditentukan oleh tes laboratorium.
Ada kemungkinan seseorang mengalami hepatitis dan awalnya tidak menyadari. Kadang-kadang tidak ada gejala apapun. Atau mungkin tidak mendapatkan diagnosis yang tepat karena tanda dan gejalanya sangat ringan menyerupai flu pada awal kemunculan penyakit.

7. Malaria
  Malaria adalah penyakit pada sel darah merah yang dapat  mengancam jiwa yang disebabkan oleh parasit dan ditularkan ke manusia oleh nyamuk Anopheles. Setelah manusia digigit nyamuk, parasit berkembang biak di liver (hati) manusia sebelum menginfeksi dan menghancurkan sel-sel darah merah. Penyakit ini dapat dikontrol dan diobati jika didiagnosis sejak dini. Sayangnya, hal ini tidak mungkin di beberapa daerah di dunia karena kurang dalam fasilitas medis, di mana wabah malaria dapat terjadi. Pada saat ini, vaksin untuk penyakit ini masih belum ditemukan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mentargetkan untuk mengurangi kasus dan kematian malaria sebesar 90% pada tahun 2030. Malaria pertama kali ditemukan menjadi penyakit parasit di 1880. Diperkirakan 3,3 miliar orang di 97 negara beresiko malaria, hampir setengah dari populasi dunia. Tingkat insiden malaria diperkirakan telah turun 30% secara global pada tahun 2000-2013, sementara tingkat kematian diperkirakan turun sebesar 47% di seluruh dunia.

8. Diare
  Merupakan suatu kondisi dimana ketika gerak peristaltik usus lebih cepat dari biasanya sehingga pengeluaran buang air besar lebih encer dan frekuensinya lebih banyak. Biasanya diare bukanlah suatu penyakit kegawatan kecuali jika mengakibatkan dehidrasi dan pada akhirnya terjadi syok hipovolemik (dropnya tubuh karena kekurangan cairan).

9. HIV
  HIV adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus yang menyerang kekebalan tubuh seseorang yang berakibat tubuh menjadi lemah. Orang yang menderita HIV tidak selalu berarti bahwa juga menderita AIDS. Perlu bertahun-tahun untuk orang dengan virus ini untuk berkembang menjadi AIDS. HIV dan AIDS tidak bisa disembuhkan. Namun, dengan obat yang tersedia saat ini (obat antiretroviral), sangat mungkin untuk seseorang yang mengidap penyakit ini memiliki hidup normal dengan kualitas hidup optimal.
HIV pertama kali muncul di Afrika, Haiti, dan Amerika Serikat pada tahun 1978. Pada tahun 1979 Amerika Serikat melaporkan kasus-kasus infeksi yang jarang terjadi. Namun, pada saat itu para ilmuwan belum paham bahwa infeksi-infeksi langka itu didasari oleh suatu penyakit yang disebut AIDS.
Menurut Ditjen PPM dan PL Depkes RI Statistik kasus HIV/AIDS di Indonesia secara kumulatif sejak 1987 sampai 2010 berjumlah 20.564 orang dengan data orang meninggal dunia sebesar 3.936 orang.

10. Leukimia
  Leukemia adalah kanker darah yang berkembang dari kelebihan produksi sel darah putih yang belum matang. Karena jumlah sel darah putih yang sangat banyak dalam aliran darah dan sumsum tulang, maka sel-sel darah lainnya terganggu proses pembuatannya. Akibatnya, sel-sel darah putih dan sel darah lainnya tidak mampu berfungsi sebagaimana seharusnya. Orang-orang dengan leukemia anemia dan rentan terhadap memar, perdarahan, dan infeksi. Leukemia diklasifikasikan menjadi leukimia akut dan leukimia kronis. Leukemia diklasifikasikan lebih lanjut sesuai dengan jenis sel darah putih yang terlibat.
Demikian informasi mengenai 10 penyakit paling memematikan di Indonesia. Semoga bermanfaat untuk kita dan semoga kita terhindar dari kesepuluh macam penyakit diatas. Serta hidup selamat dan sehat senantiasa.