Thursday, August 17, 2017

10 Penyakit paling mematikan di Indonesia



Selamat datang kembali di sudihardi.
karena selamat dan sehat adalah pilihan kita....!!!



Langsung saja, dalam postingan kali ini saya akan memberikan informasi mengenai Penyakit-Penyakit yang Paling Mematikan di Indonesia.


Dirangkum dari Dokter Sehat bahwa terdapat 10 urutan penyakit yang paling mematikan di negera tercinta Indonesia ini.

1. Stroke
  Stroke adalah suatu penyakit yang menyerang bagian syaraf pada otak yang disebabkan oleh pecahnya atau penyumbatan pembuluh darah. Stroke merupakan penyakit yang berbahaya dan mematikan. Pada tahun 2008, data dari Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa sebanyak 17,3 juta orang penduduk Indonesia harus kehilangan nyawanya karena penyakit ini.

2. Jantung koroner
  Adalah suatu penyakit jantung yang disebabkan penumpukan kolesterol, lemak, atau zat lainnya pada dinding pembuluh darah. Seiring bertambahnya usia, kelenturan pembuluh darah semakin menurun, dibarengi dengan radikal-radikal bebas dan plak lemak yang dapat menetap di dinding pembuluh darah.  Penyakit jantung koroner secara medis disebut juga penyakit jantung iskemik. Penyakit ini termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sekitar 35% kematian penduduk Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung. Menurut Federasi Jantung Dunia, angka kematian akibat penyakit jantung koroner di Asia Tenggara mencapai 1,8 juta kasus pada tahun 2014.

3. Diabetes
  Adalah suatu kondisi di mana kandungan gula dalam darah melebihi normal dan cenderung tinggi. Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit metabolisme yang mampu menyerang siapa saja. Diabetes mellitus (kencing manis) adalah kondisi kronis dan berlangsung seumur hidup yang mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menggunakan energi dari makanan. Ada dua jenis utama dari penyakit ini: Tipe 1 dan Tipe 2.
Sebanyak 350 juta orang di dunia mengidap diabetes. Pada tahun 2004, sekitar 3-4 juta orang meninggal karena kadar gula darah yang tinggi. Lebih dari 80% kematian akibat penyakit Diabetes Mellitus (DM) terjadi di negara dengan tingkat penghasilan menengah dan rendah. WHO memperkirakan jumlah kematian akibat DM akan meningkat dua kali lipat selama periode 2005 – 2030.

4. Tuberkulosis (TBC)
  Merupakan penyakit paru yang disebabkan oleh bakteri. Tuberkulosis, yang dalam bahasa orang awam disebut dengan “plek paru” merupakan penyakit multisistemik dengan bentuk klinis yang bermacam-macam.  Tuberkulosis adalah penyebab paling umum kematian di seluruh dunia terkait dengan penyakit menular. Penyakit ini menjadi lebih semakin meningkat di seluruh belahan dunia khususnya di negara berkembang. Selain itu, prevalensi TB resistan (tidak mempan) terhadap obat juga meningkat di seluruh dunia. Ketidakmempanan obat antibiotik terhadap TBC diakibatkan adanya koinfeksi dengan virus human immunodeficiency (HIV) yang kini semakin menyebar luas. Maka, rejimen deteksi dini HIV dan TBC saling silang, yaitu, pasien yang terkena TBC wajib dicek HIV, dan pasien yang terkena HIV wajib untuk dicek TBC.

5. Hipertensi
  Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi umum di mana kekuatan aliran dari darah terhadap dinding arteri cukup tinggi. Hipertensi akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

6. Hepatitis
  Merupakan kondisi di mana terjadi peradangan pada hati. Hepatitis Viral, termasuk hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C, adalah penyakit yang berbeda yang menyerang hati dan masing-masing memiliki gejala dan perawatan yang berbeda. Penyebab lain penyakit ini termasuk narkoba dan alkohol. Jenis hepatitis dapat ditentukan oleh tes laboratorium.
Ada kemungkinan seseorang mengalami hepatitis dan awalnya tidak menyadari. Kadang-kadang tidak ada gejala apapun. Atau mungkin tidak mendapatkan diagnosis yang tepat karena tanda dan gejalanya sangat ringan menyerupai flu pada awal kemunculan penyakit.

7. Malaria
  Malaria adalah penyakit pada sel darah merah yang dapat  mengancam jiwa yang disebabkan oleh parasit dan ditularkan ke manusia oleh nyamuk Anopheles. Setelah manusia digigit nyamuk, parasit berkembang biak di liver (hati) manusia sebelum menginfeksi dan menghancurkan sel-sel darah merah. Penyakit ini dapat dikontrol dan diobati jika didiagnosis sejak dini. Sayangnya, hal ini tidak mungkin di beberapa daerah di dunia karena kurang dalam fasilitas medis, di mana wabah malaria dapat terjadi. Pada saat ini, vaksin untuk penyakit ini masih belum ditemukan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mentargetkan untuk mengurangi kasus dan kematian malaria sebesar 90% pada tahun 2030. Malaria pertama kali ditemukan menjadi penyakit parasit di 1880. Diperkirakan 3,3 miliar orang di 97 negara beresiko malaria, hampir setengah dari populasi dunia. Tingkat insiden malaria diperkirakan telah turun 30% secara global pada tahun 2000-2013, sementara tingkat kematian diperkirakan turun sebesar 47% di seluruh dunia.

8. Diare
  Merupakan suatu kondisi dimana ketika gerak peristaltik usus lebih cepat dari biasanya sehingga pengeluaran buang air besar lebih encer dan frekuensinya lebih banyak. Biasanya diare bukanlah suatu penyakit kegawatan kecuali jika mengakibatkan dehidrasi dan pada akhirnya terjadi syok hipovolemik (dropnya tubuh karena kekurangan cairan).

9. HIV
  HIV adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus yang menyerang kekebalan tubuh seseorang yang berakibat tubuh menjadi lemah. Orang yang menderita HIV tidak selalu berarti bahwa juga menderita AIDS. Perlu bertahun-tahun untuk orang dengan virus ini untuk berkembang menjadi AIDS. HIV dan AIDS tidak bisa disembuhkan. Namun, dengan obat yang tersedia saat ini (obat antiretroviral), sangat mungkin untuk seseorang yang mengidap penyakit ini memiliki hidup normal dengan kualitas hidup optimal.
HIV pertama kali muncul di Afrika, Haiti, dan Amerika Serikat pada tahun 1978. Pada tahun 1979 Amerika Serikat melaporkan kasus-kasus infeksi yang jarang terjadi. Namun, pada saat itu para ilmuwan belum paham bahwa infeksi-infeksi langka itu didasari oleh suatu penyakit yang disebut AIDS.
Menurut Ditjen PPM dan PL Depkes RI Statistik kasus HIV/AIDS di Indonesia secara kumulatif sejak 1987 sampai 2010 berjumlah 20.564 orang dengan data orang meninggal dunia sebesar 3.936 orang.

10. Leukimia
  Leukemia adalah kanker darah yang berkembang dari kelebihan produksi sel darah putih yang belum matang. Karena jumlah sel darah putih yang sangat banyak dalam aliran darah dan sumsum tulang, maka sel-sel darah lainnya terganggu proses pembuatannya. Akibatnya, sel-sel darah putih dan sel darah lainnya tidak mampu berfungsi sebagaimana seharusnya. Orang-orang dengan leukemia anemia dan rentan terhadap memar, perdarahan, dan infeksi. Leukemia diklasifikasikan menjadi leukimia akut dan leukimia kronis. Leukemia diklasifikasikan lebih lanjut sesuai dengan jenis sel darah putih yang terlibat.
Demikian informasi mengenai 10 penyakit paling memematikan di Indonesia. Semoga bermanfaat untuk kita dan semoga kita terhindar dari kesepuluh macam penyakit diatas. Serta hidup selamat dan sehat senantiasa.