Monday, August 28, 2017

mengenal Diabetes Mellitus secara garis besar

Ketemu lagi dengan blog sudohardi.com.
Karena hidup selamat dan sehat adalah pilihan kita...!!!

Pada kesempatan kali ini kita akan memberikan informasi mengenai salah satu dari 10 penyakit paling mematikan di Indonesia yaitu Diabetes.




Diabetes
Mungkin dari kita sudah ada yang mengerti apa itu diabetes, tapi juga masih ada beberapa yang belum mengerti dan mengenal apa itu penyakit Diabetes.
Hal itu pula yang tengah saya alami, dan mencoba saya pun mencari tahu apa sih penyakit diabetes, yang kabarnya sangat berbahaya itu.


Menurut hasil penelusuran saya di mbah google dapat dirangkum sebagai berikut,
Diabetes adalah kondisi di mana kandungan gula dalam darah melebihi normal dan cenderung tinggi. Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit metabolisme yang mampu menyerang siapa saja. Diabetes mellitus (kencing manis) adalah kondisi kronis dan berlangsung seumur hidup yang mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menggunakan energi dari makanan.
  Pada Prinsipnya penyebab penyakit ini adalah terganggunya kemampuan tubuh untuk menggunakan glukosa ke dalam sel. Tubuh normal mampu memecah gula dan karbohidrat yang kita makan menjadi gula khusus yang disebut glukosa. Glukosa merupakan bahan bakar untuk sel-sel dalam tubuh kita. Untuk memasukkan glukosa ke dalam sel dibutuhkan insulin.
Pada orang dengan Diabetes Mellitus(DM), tubuh tidak memiliki insulin (DM Tipe 1) atau insulin yang ada kurang adekuat (DM Tipe 2).

  Karena sel-sel tidak dapat mengambil glukosa, glukosa itu menumpuk dalam aliran darah. Tingginya kadar glukosa  dalam darah dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, jantung, mata, dan sistem saraf. Oleh sebab itu, diabetes yang tidak ditangani dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, kebutaan, dan kerusakan saraf.

Diabetes tipe 1
  Diabetes tipe 1 juga disebut diabetes insulin-dependent. Dulu disebut juga dengan diabetes onset-anak, karena sering dimulai pada masa kanak-kanak. Namun seiring berjalannya waktu, banyak penelitian menunjukkan bahwa tipe ini bisa muncul juga pada orang dewasa.
Diabetes tipe 1 adalah kondisi autoimun. Ini disebabkan pankreas diserang dengan antibodi tubuh pasien sendiri. Pada penderita tipe ini, pankreas yang rusak tidak membuat insulin. Diabetes tipe ini dapat disebabkan oleh kecenderungan genetik.

Diabetes Tipe 2
  Sejauh ini, bentuk paling banyak dari penyakit ini adalah diabetes tipe dua. 95% kasus ditemukan pada orang dewasa. Tipe 2 ini dulu disebut dengan diabetes onset dewasa, tapi dengan epidemi banyaknya kasus obesitas pada anak-anak, banyak remaja baru yang juga mengalami tipe ini. Diabetes tipe 2 juga disebut non-insulin dependent diabetes.
Diabetes tipe 2 biasanya lebih ringan daripada tipe 1 karena pankreas sebenarnya mampu menghasilkan insulin, namun karena gaya hidup dan makanan yang tidak terjaga, pankreas mengalami “kelelahan”. Pankreas mampu menghasilkan sejumlah insulin. Tapi jumlah yang dihasilkan tidak cukup untuk kebutuhan tubuh atau sel-sel tubuh lainnya menjadi “kebal” terhadap insulin sehingga menjadi sel resisten insulin. Resistensi insulin, atau kurangnya sensitivitas terhadap insulin, kebanyakan terjadi pada sel lemak, hati, dan sel-sel otot.

Kedua jenis diabetes ini memiliki beberapa gejala dan tanda yang sama diantaranya yaitu :
1. Kelaparan dan kelelahan
  Tubuh mengubah makanan menjadi glukosa yang digunakan untuk menghasilkan energi. Ketika insulin tidak optimal lagi atau tidak ada, maka tubuh akan merasa mudah lelah dan cepat lapar.
2. Kencing lebih sering dan menjadi mudah haus
  Rata-rata orang biasanya berkemih antara 4–7 kali dalam 24 jam, tapi orang-orang dengan penyakit ini mungkin menjadi lebih sering. Mengapa? Biasanya ginjal akan menyerap glukosa diikuti oleh penyerapan air. Tetapi pada penderita diabetes, kadar gula darah sudah meningkat sehingga tubuh tidak mungkin menyerap ulang glukosa. Akhirnya, air yang melewati ginjal menjadi lebih banyak.
3. Mulut kering dan kulit gatal
  Karena semakin sering berkemih, terjadi kekurangan air pada bagian tubuh lainnya. Anda bisa mengalami dehidrasi dan mulut terasa kering. Kulit kering dapat membuat Anda gatal.
4. Penglihatan kabur
  Perubahan tingkat cairan dalam tubuh bisa membuat lensa di mata membengkak sehingga lensa mata berubah bentuk dan kehilangan kemampuan untuk biaa fokus.


Jika diantara kita ada yang mengalami hal-hal seperti diatas, maka segeralah hubungi dokter / rumah sakit agar dapat diberikan bantuan medis.