Thursday, September 28, 2017

Manfaat kesehatan dari shalat Dhuha di ajaran umat Islam


Shalat Dhuha adalah shalat orang yang kembali kepada Allah setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena tempat berbaringnya panas."
[HR. Muslim]

Hasil gambar untuk sholat


Shalat Dhuha dapat dikerjakan sekitar 20 menit setelah matahari terbit hingga masuk waktu shalat Zuhur. Namun, waktu yang paling afdhal untuk mengerjakan shalat ini adalah ketika matahari naik sepenggalah atau sekitar pukul 8.00-9.00 WIB. Barangkali, inilah waktu yang dimaksud oleh Rasulullah saw mengenai waktu anak-anak unta bangun karena tempat berbaringnya telah panas.

Buraidah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Dalam tubuh manusia, terdapat 360 persendian dan ia wajib bersedekah untuk setiap persendiannya." 
Para sahabat bertanya, "Siapakah yang sanggup, wahai Rasulullah ?" Beliau menjawab, "Dua rakaat shalat Dhuha sudah mencukupinya."
[HR. Ahmad dan Abu Dawud]

Maksud sedekah bagi setiap persendian adalah melakukan peregangan pada persendian-persendian tersebut, termasuk otot dan tulang. Peregangan sangat diperlukan oleh tubuh sebelum kita melakukan aktivitas. Rasulullah saw menyinggungnya dengan ungkapan yang sangat santun, yaitu 'hak dari setiap persendian'. Dan hal itu cukup dilakukan dengan dua rakaaat shalat Dhuha.

Dr. Ebrahim Kazim, seorang dokter, peneliti, dan direktur Trinidad Islamic Academy, menyatakan bahwa gerakan teratur dalam shalat Dhuha akan menguatkan sendi, otot, dan tendonnya, serta berpengaruh terhadap sistem kardiovaskular. Gerakan dalam shalat Dhuha bisa berfungsi sebagai peregangan dan persiapan untuk menghadapi aktivitas keseharian. Bedanya dengan olahraga biasa adalah shalat Dhuha mempunyai pahala dari Allah SWT.
Dr. Ebrahim Kazim menyatakan, "Ada ketegangan yang lenyap ketika kita mengerjakan shalat. Hal itu terjadi karena tanpa kita sadari, tubuh secara fisiologis mengeluarkan (sekresi) zat-zat seperti enkefalin, endorphin, dan dinorphin. Zat ini sejenis morfin, termasuk opiate. Efek keduanya juga tidak berbeda dengan morfin atau opiate lainnya. Bedanya, zat ini diproduksi sendiri oleh tubuh kita, sehingga lebih bermanfaat dan terkontrol.
Jika benda-benda terlarang seperti morfin dapat memberikan kenikmatan sesaat namun disertai dengan berbagai efek negatif, enkefalin dan endorphin tidak. Kedua zat ini memberikan rasa bahagia, lega, tenang, dan rileks secara alami, menjadikan seseorang terlihat lebih optimis, hangat, menyenangkan, dan memberikan aura positif dilingkungannya. 

Monday, September 25, 2017

shalat tahajud adalah pembasmi stres alami


" Dan pada sebagian malam shalat Tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji."
[QS. Al-Isra' : 79]

Hasil gambar untuk sholat

Dr. Muhammad Soleh, seorang staf pengajar di IAIN Sunan Ampel Surabaya, mampu membuktikan bahwa shalat tahajud yang didirikan dengan rutin akan dapat mengatasi masalah stres. Melalui desertasi doktoral di bidang ilmu kedokteran pada Program Sarjana Universitas Surabaya dengan judul "Pengaruh Tahajud Terhadap Peningkatan Perubahan Respon Ketahanan Tubuh  Imunologik : Suatu Pendekatan Psikoneuroimunologi".

Dr. Soleh berangkat dari hipotesa bahwa hormon kortisol di dalam darah merupakan salah satu hormon stres. Kadar hormon ini terus meningkat saat kita berada dalam keadaan stres. Dengan kadar hormon yang terus meningkat, kita akan mudah berbuat salah, sulit berkonsentrasi dan daya ingat menjadi kurang baik. Hormon ini dijadikan sebagai tolok ukur untuk mengetahui derajat stres seseorang. Semakin tinggi hormon kortisol di dalam darahnya maka semakin tinggi pula tingkat stresnya. Pada pagi hari , hormon kortisol normal berkisar 38-690 nmol/liter, sedangkan pada malam hari sekitar 69-345 nmol/liter.

Disertasi ini melibatkan 19 mahasiswa yang terus mengerkjakan shalat Tahajud selama 2 bulan. Shalat Tahajud dimulai pada pukul 2.00 hingga 3.30 WIB dan dikerjakan sebanyak 11 rakaat, terdiri dari 8 rakaat 4 kali salam dan shalat Witir sebanyak 3 rakaat. Selanjutnya, hormon kortisol 19 mahasiswa tersebut diperiksa di tiga laboratorium di Surabaya. 
Para mahasiswa yang mengerjakan shalat Tahajud secara rutin berbeda dengan mahasiswa yang tidak mengerjakannya. Mereka yang mengerjakan shalat Tahajud memiliki kadar kortisol yang rendah. Hal ini menndakan bahwa mereka memiliki ketahanan tubuh yang kuat dan kemungkinan individu yang tangguh sehingga mampu menanggulangi masalah-masalah sulit dengan lebih stabil.

Pada malam hari, alam memiliki spektrum warna putih dan suasana sangat hening serta tenteram. Bacaan yang kita lantunkan di malam yang hening seperti itu, dengan keadaan fisik kita yang diam dan pikiran yang berhenti sepenuhnya, akan memberikan dampak yang sangat besar dan mengesankan dalam berkomunikasi dengan Allah SWT. Dengan demikian, orang yang mengerakan shalat Tahajud akan merasakan ketenangan di dalam jiwanya.

Thursday, September 21, 2017

Rahasia Salat Subuh yang didirikan umat Islam

"sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal."
[ QS. Ali Imran : 190]

Hasil gambar untuk sholat

"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (Kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur'an adalah benar. tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu ?"
[QS. Fushshilat : 53]

Jika kita perhatikan, ada satu hal yang berbeda pada adzan untuk shalat Subuh yang tidak akan kita temui pada adzan-adzan lain, yaitu sebuah kalimat yang berbunyi, "ash-Shalaatu Khairun minan naum" (shalat itu lebih baik daripada tidur). Apa yang lebih baik d dalam shalat Subuh dibandingkan dengan tidur ?.

mengapa kita sering merasa berat saat bangun di pagi buta dan cenderung mengantuk, lemas, dan malas ?
Menurut penelitian, secara fisiologis hal ini terjadi karena pembuluh darah ke otak menyempit sehingga aliran oksigen ke organ tubuh tersbut berkurang. Pada saat yang sama, sel-sel trombosit di dalam pembuluh darah kita berangkulan, mengumpul, dan menggumpal membentuk sesuatu yang disebut trombus. Trombus dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di otak dan jantung manusia atau biasa disebut gangguan serebrovaskular.

Hasil penelitian tiga orang guru besar di bidang farmakologi, yaitu Furchgott, Ignarro, dan Murad menyimpulkan bahwa ada suatu zat di dalam dinding sel tubuh manusia yang dapat mencegah terbentuknya trombus dan melebarkan pembuluh darah. Zat itu bernama Nitrit Oksida (NO). Zat ini diproduksi ketika kita sedang beristirahat, termasuk saat kita sedang tidur lelap. Namun, zal ini hanya akan aktif bila tubuh kita gerakan. Hasil temuan ini mendapatkan penghargaan Nobel di bidang biologi pada tahun 1998.
Aktivitas bangun untuk mendirikan shalat Subuh dapat meningkatkan aktivitas NO di dalam pembuluh darah sehingga akan mencegah terbentuknya trombus. Selain itu, pasokan oksigen ke otak juga akan meningkat dan pembuluh darah otak akan menjadi lebih lebar. Alhasil, penyempitan pembuluh darah atau gangguam kardiovaskular dapat dicegah. Di samping itu, karena aliran darah ke otak lancar maka pikiran kita akan menjadi terang dan jernih. 

Monday, September 18, 2017

Waktu shalat 5 waktu bertepatan dengan Puncak energi alam (Mayor)

"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur'an adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu ?"
[ QS. Fushshilat : 51]
Hasil gambar untuk sholat


"Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah saat berdiri, duduk, dan berbaring/ Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."
[QS. An-Nisa' : 103]

Shalat didirikan sebanyak 5 waktu, pernahkan kita berpikir mengapa harus dilakukan sebanyak itu dan sebaiknya didirikan pada awal waktu ?.
Jawaban atas pertanyaan tersebut sangat terkait dengan rahasia di balik waktu-waktu di mana kita diperintahkan untuk mengerjakannya. Rahasia itu terungkap berdasarkan beberapa penelitian dan pengamatan para paka di bidangnya.

Setiap pergantian waktu shalat sebenarnya bersamaan dengan terjadinya perubahan energi alam yang dapat diukur dan dirasakan melalui perubahab warna alam. Fenomena perubahan warna alam adalah sesuatu yang tidak asing bagi mereka yang akrab di bidang fotografi.
Pada waktu shalat subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang berseuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam fisiologi, tiroid memiliki pengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri yang berkaitan dengan rezeki dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur pada waktu subuh akan menghadapi masalah rezeki dan komunikasi. Hal ini terjadi karena tiroid tidak dapat menyerap energi alam ketika ruh dan jazad masih tertidur.

Ketika memasuki waktu shalat Zuhur, warna alam menguning dan berpengaruh terhadap perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga  memiliki pengaruh terhadp hati. Di samping itu, warna kuning juga mempunyai rahasia yang berkaitan dengan keceriaan seseorang. Jadi, mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan shalat Zuhur berulang-ulang kali akan menghadapi masalah dalam sistem pencernaannya serta berkurang keceriaannya.

Saat waktu shalat Asar, warna alam berubah menjadi oranye. Hal ini memiliki pengruh yang cukup signifikan terhadap kondisi prostat, uterus, ovary, testis, dan sistem reproduksi secara keseluruhan. Warna oranye di alam juga dapat mempengaruhi kreatifitas seseorang. Orang yang kerap ketinggalan untuk shalat Asar akan menurun daya kreatifitasnya. Di samping itu juga akan menghilangkan dampak positif dari energi alam untuk organ-organ reproduksi.

menjelang waktu shalat Maghrib, warna alam berubah menjadi merah. Pada waktu ini, kita kerap sekali mendengar nasihat orang tua agar tidak berada di luar rumah. Nasihat tersebut ada benarnya karena saat maghrib tiba, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan Iblis. Pada waktu ini, jin dan iblis amat bertenaga karena mereka beresonansi(ikut bergetar) dengan warna alam. Mereka yang sedang berada dalam perjalanan sebaiknya berhenti sejenak dan mendirika shalat Maghrib. Hal ini lebih baik dan lebih aman karena pada waktu ini banyak interferens (tumpah tindih)nya dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama yang dapat menimbulkan fatamorgana yang berakibat merusak penglihatan kita.

Ketika masuk waktu Isya', alam berubah menjadi nila dan selanjutnya menjadi gelap. waktu Isya' menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak manusia. mereka yang kerap kali ketinggalan shalat Isya' akan sering merasa gelisah.

Ketika alam diselimuti kegelapan malam, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan jiwa dan raga. dengan tidur di waktu itu kondisi jiwa kita berada pada gelombang delta dengan frekuensi dibawah 4 Hz dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu istirahat.

Thursday, September 14, 2017

Kenapa Umat Islam butuh Shalat ?


"Sesungguhnya shalat mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) lebih besar (keutamannya daripada ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan"
[QS. Al-Ankabut : 45]

Kita sering mendengar ustadz-ustadz yang membincangkan masalah Shalat dari sudut pandang 'langit' saja, misalnya saja tentang pahala yang akan didapat apabila mendirikannya dan dosa yang akan diperoleh apabila meninggalkannya.
Tapi, tahukah wahai saudaraku, sesungguhnya didalam shalat yang kita kerjakan terdapat suatu manfaat yang berupa jasmaniah dan rohaniah. Ali bin Abi Thalib, sahabat sekaligus keponakan Nabi Muhammad saw pernah berpesan, "Ada orang yang beribadah karena rasa takut atau berharap imbalan surga semata,itulah ibadah para hamba sahay."

"...dan mereka mendirikan sembahyang. Dan barangsiapa mensucikan dirinya sesungguhnya ia mensucikan untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allahlah tempat kembali." [QS. Fathir : 18]

Sebagian besar ayat-ayat di dalam Al-Qur'an menyatakan bahwa jika ritual ibadah ini ditunaikan dengan baik dan benar sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah maka shalat akan menjadi penolong, pemberi rahmat dankeberuntungan, mengangkat manusia ke tempat yang terpuji, serta mecegah dari perbuatan keji dan mungkar. Selama ini, semua keuntungan itu kurang dipahami dan mungkin tidak terpikirkan oleh umat Islam atau dianggap sebagai rahasia yang tidak mungkin untuk diungkapkan. Padahal, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an 
"...(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), 'Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka'." [QS. Ali Imran : 191]


Shalat yang sempurna adalah shalat yang dapat memberikan dampak baik bagi diri seseorang. Ketika dampak baik itu telah didapat, maka sisi jasmani dan ruhaninya akan sehat dan tenang sehingga kehidupan sehari-hari menjadi lebih baik. Pada tahap selanjutnya, barulah shalat akan membawa dampak pada menurunnya kemungkaran dan kezaliman serta meningkatnya keshalehan dan keadilan manusia.

Pembahasan akan dilanjutkan pada postingan selanjutnya. InshaAllah

Monday, September 11, 2017

Pengertian Keselamatan dan Kesehatan

Selamat datang kembali di blog mas Hardi.
Dalam postingan kali ini kita akan membahas mengenai keselamatan dan kesehatan. Apa sih arti keselamatan itu ? dan Apa pula arti kesehatan di kehidupan kita ?.



Tanpa harus berlama-lama dengan intro yang tidak jelas, langsung saja kita bahas satu persatu.

1. Keselamatan
  Menurut hasil penelusuran saya di mbah google akhirnya dapat saya ambil kesimpulan sebagai berikut, bahwa Keselamatan adalah suatu kondisi aman, baik  fisik, sosial, spiritual, finansial, politis, emosional, pekerjaan, psikologis, ataupun pendidikan serta dapat terhindar dari ancaman terhadap faktor-faktor tersebut. Untuk mencapai hal tersebut, dapat dilakukan perlindungan terhadap suatu kejadian yang memungkinkan terjadinya kerugian ekonomi atau kesehatan.

Pada umumnya, terdapat 3 jenis kondisi :
Keselamatan normatif digunakan untuk menerangkan produk atau desain yang memenuhi standar desain.
Keselamatan substantif digunakan untuk menerangkan pentingnya keadaan aman, meskipun mungkin tidak memenuhi standar.
* Keselamatan yang dirasakan digunakan untuk menerangkan keadaan aman yang timbul dalam persepsi orang. Sebagai contoh adalah anggapan aman terhadap keberadaan rambu lalu lintas. Namun, rambu-rambu ini dapat menyebabkan kecelakaan karena menyebabkan pengemudi kendaraan menjadi gugup.


  Keselamatan pada umumnya didefinisikan sebagai penilaian dampak dari adanya risiko kematian, cedera, atau kerusakan pada manusia atau benda. Risiko ini dapat timbul karena adanya situasi yang tidak aman ( Unsafe condition) atau tindakan yang tidak aman (Unsafe Action). Contoh dari situasi yang tidak aman adalah lingkungan kerja yang bising, lingkungan kerja dengan kondisi ekstrem (bertemperatur sangat tinggi atau rendah atau bertekanan tinggi) atau terdapat senyawa kimia yang berbahaya. Sebagai respons dari risiko ini, berbagai tindakan diambil sebagai pencegahan. Respons yang diambil umumnya berupa respons secara teknis dan keluarnya peraturan.
Untuk menjaga keselamatan, maka dilakukan tindakan pengurangan akan terjadiny celaka. Untuk itu diperlukan suatu penilaian akan keselamatan di lingkungan yaitu dengan pengukuran
Beberapa pengukuran keselamatan meliputi:
A. Pengamatan visual terhadap keadaan tidak aman seperti terdeteksinya pintu keluar darurat yang tertutupi oleh barang yang disimpan.
B  Pemeriksaan visual terhadap cacat seperti retak, sambungan yang kendor.
C. Analisis Kimia.
D. Analisis X-ray untuk memeriksa objek yang tertutup seperti hasil pengelasan, tembok semen, atau kulit bagian luar pesawat.
E. Uji destruktif dari sampel.
F. Uji tekan dilakukan dengan memberi tekanan pada orang atau produk, untuk menentukan "breaking point".
G. Penerapan dari protokol dan prosedur standar sehingga aktivitas kerja terkontrol.
H. Pelatihan tenaga kerja, vendor, dan pengguna produk.
I. Instruksi manual yang menjelaskan cara penggunaan suatu produk atau pelaksanaan suatu aktivitas.
J. Video instruksional yang mendemonstrasikan cara menggunakan produk yang benar.
K. Evaluasi aktivitas oleh ahlinya untuk meminimalkan kecelakaan dan meningkatkan produktivitas.
L. Peraturan Pemerintah untuk menetapkan standar minimal.
M. Peraturan Internal Industri
N. Pernyataan etis oleh organisasi atau perusahaan sehingga karyawan mengerti apa yang diharapkan dari mereka.
O. Pemeriksaan Fisik untuk menentukan apakah seseorang berada dalam keadaan yang mungkin menyebabkan masalah.
P. Evaluasi periodik terhadap karyawan, departemen-departemen, dan sebagainya.
Q. Survei lingkungan untuk mengamati tingkat pencemaran lingkungan.


2. Kesehatan
Berlanjut ke bahasan kedua kita tentang kesehatan...
Apa sih kesehatan itu ? 

  Melalui berbagai sumber di internet dapat saya simpulkan bahwa Kesehatan adalah suatu keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial, dan ekonomis.Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan, dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan, dan persalinan.Pendidikan kesehatan adalah proses membantu sesorang, dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun secara bersama-sama, untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal yang memengaruhi kesehatan. Definisi yang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry Green, dan para koleganya yang menyatakan bahwa pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudah adaptasi sukarela terhadap perilaku yang aman bagi kesehatan.
Dalam kehidupan ini kesehatan dibagi menjadi 2 yaitu kesehatan Tubuh (fisik) dan kesehatan Jiwa(rohani).

*kesehatan Fisik
  kesehatan fisik merupakan sebuah kondisi yang stabil atau umum dalam sistem koordinasi badan dan jiwa raga manusia atau makhluk hidup lainnya pada rata-rata normal. Berkaitan dengan badan kesehatan tersebut sering dijuluki sebagai kesehatan jasmani yaitu jika koordinasi organ-organ tubuh manusia atau makhluk hidup lainnya dalam keadaan yang stabil atau normal. 

*Kesehatan Jiwa
  Kesehatan rohani sebagai "suatu keadaan yang baik dimana seseorang menyadari kemampuannya, dapat menghadapi stress yang normal, dapat bekerja secara produktif dan menyenangkan, dan dapat berkontribusi dalam kelompoknya. kesehatan rohani merupakan kesehatan jiwa manusia atau makhluk hidup yang memiliki akal dan pikiran, apabila seorang tersebut memiliki koordinasi pikiran dan hati yang tenang sekaligus nyaman pada saat itu .
Banyak remaja menderita kesehatan jiwa sebagai akibat dari tekanan lingkungan sosial, dan masalah sosial yang mereka hadapi. Beberapa masalah kesehatan jiwa adalah: depresi, masalah makan (eating disorders), dan penggunaan narkoba. Banyak cara untuk mencegah masalah kesehatan jiwa agar tak terjadi seperti komunikasi yang baik dengan anak-anak/remaja kitayang menderita kesehatan jiwa. kesehatan jiwa dapat disembuhkan, dan perhatianlah pada tingkah laku anak-anak kita.


Demikian pembahasa kita mengenai keselamatan dan kesehatan, semoga bermanfaat...!!!

Thursday, September 7, 2017

Penjelasan sederhana mengenai Penyakit Stroke


Langsung saja kita bicarakan apa sih penyakit stroke itu, mungkin diantara kita ada yang belum mengerti apa penyakit stroke , termasuk saya sendiri.

Setelah beberapa kali browsing di internet akhirnya saya merangkum postingan kali ini. Berikut pembahasannya,
Stroke adalah suatu penyakit yang menyerang bagian syaraf pada otak yang diakibatkan oleh pecahnya atau penyumbatan pembuluh darah. Stroke merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan orang yang menderitanya.
Stroke terjadi ketika aliran darah di otak berhenti seketika. Dalam hitungan menit, sel otak ini mulai mati.

Terdapat 2 jenis dari penyakit ini yaitu :
1 .stroke iskemik
merupakan yang paling sering terjadi. Stroke iskemik merupakan akibat dari adanya jendalan darah yang menyumbat pembuluh darah.
2.stroke hemoragik
disebabkan karena pecahnya pembuluh darah sehingga darah mengalir keluar. Ada yang disebut dengan “Stroke Mini” atau Transient Ischaemic Attacks (TIA). TIA ini terjadi ketika aliran darah di otak hanya berhenti sebentar.

Gejala-gejala yang akan dialami jika terkena stroke :
* Mati rasa tiba-tiba atau kelemahan wajah, lengan atau kaki (terutama pada satu sisi tubuh)
* Kehilangan kesadaran tiba-tiba, kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan
* Tiba-tiba terjadi Masalah melihat pada satu atau kedua mata
* Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi
* Sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui penyebab
Satu kata kunci yang harus diwaspadai Tiba-Tiba.

Ketika stroke menyerang, maka tubuh akan masuk  ke dalam risiko kematian. Sekalipun bertahan hidup, maka dapat diperkirakan penderita akan mengalami kecacatan.
Jika diantara kita harus mengalani hal-hal seperti diatas, maka sebaiknya kita sesegera mungkin menuju rumah sakit. Hal ini dilakukan agar serangan stroke dapat segera teratasi dan tidak berakibat fatal yaitu kematian.

Karena sangat berbahaya penyakit ini, kita dianjurkan untuk :
1.Periksa tekanan darah dengan rutin. Salah satu faktor risikonya adalah tekanan darah tinggi.
2.Kurangi makanan berminyak dan berlemak untuk menurunkan kolesterol.
3.Jaga kesehatan jantung dengan olahraga yang teratur.
4.Jika Anda merokok, kurangi, bahkan sebisa mungkin berhenti
5.Hindari minuman bealkohol.
Itulah sedikit informasi yang dapat saya berikan, sengaja postingan tidak saya buat panjang-panjang agar kita dapat mendapatkan informasi pokoknya saja. Serta menghemat waktu kita dalam membaca hal-hal yang sama sekali tidak kita mengerti.

Saya ingatkan kembali bahwa motto kita adalah Karena hidup dengan selamat dan sehat adalah pilihan kita...!!!

Monday, September 4, 2017

Pembahasan singkat mengenai Jantung koroner

Selamat datang kembali diblog mas Hardi.


Kali ini kita akan coba membahas apa yang dimaksud dengan penyakit Jantung Koroner bukan Jantung Kolonel ya...!!
Apa ya kira-kira penyakit jantung koroner itu, kok sampai bisa masuk kedalam 10 penyakit paling mematikan di Indonesia ?





Jantung Koroner
  Jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan oleh penumpukan kolesterol, lemak, atau zat lainnya pada dinding pembuluh darah. Jantung merupakan organ vital dalam aliran darah pada tubuh. Seiring bertambahnya usia, kelenturan pembuluh darah semakin menurun, diiringi dengan radikal-radikal bebas dan plak lemak yang dapat hinggap di dinding pembuluh darah.  Penyakit jantung koroner secara medis disebut juga penyakit jantung iskemik.

  Penyakit ini terjadi ketika arteri koronaria (arteri yang memasok darah ke otot jantung) menjadi mengeras dan menyempit. Hal ini disebabkan penumpukan kolesterol dan bahan lainnya, yang disebut plak, pada dinding pembuluh darah. Penumpukan ini disebut aterosklerosis.
  Plak akan semakin besar sehingga aliran darah ke otot jantung semakin sedikit dan semakin sulit. Akibatnya, otot jantung tidak bisa mendapatkan darah atau oksigen yang dibutuhkan. Ketika jaringan kurang asupan, maka hal itu akan direspon sel sebagai apa yang kita kenal dengan “nyeri dada khas” yang disebut dengan “angina”, atau jika arteri koronaria tersumbat total, maka pasien dapat jatuh ke dalam kondisi “serangan jantung”. Serangan jantung inilah yang merupakan kekwatiran medis karena menyebabkan kerusakan jantung permanen atau bahkan kematian penderita.


Jika plak sudah cukup besar, maka gejala yang ditimbulkan adalah sebagai berikut :

1. Nyeri dada atau ketidaknyamanan pada dada, nyeri ini bisa menjalar ke leher, rahang, bahu, dan tangan sisi kiri, punggung, perut sisi kiri (sering dianggap maag). Nyeri ini dapat ringan sampai dengan berat. Nyeri dada ini disebut dengan “angina”. Angina dapat bertahan selama beberapa menit. Jika plak belum menyumbat arteri koronaria secara total, maka angina akan mereda dengan sendirinya. Jika angina bertahan terus menerus, maka segera bawa diri Anda ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

2. Keringat dingin, mual, muntah, atau mudah lelah.

3. Irama denyut jantung yang tidak stabil (aritmia) bahkan bisa menyebabkan berhentinya jantung (sudden cardiac arrest) yang bila tidak ditangani dengan cepat dapat menyebabkan kematian si penderita.


Pencegahan
Untungnya, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan mengurangi kemungkinan kita mendapatkan penyakit jantung. Kita harus melakukan beberapa hal berikut ini :

1. Mengetahui tekanan darah secara rutin dan jaga agar tekanan darah dalam angka yang normal (dibawah 130/90 mmHg)
2. Olahraga dengan teratur
3. Jangan merokok
4. Kontrol kadar gula dalam darah
5. Kontrol kadar kolestrol dan trigliserid
6. Makan banyak buah dan sayuran
7. Menjaga berat badan yang sehat
8. Hindari stress berlebih



Itulah tadi informasi mengenai Jantung koroner, semoga kita selalu selamat dan sehat.
Sampai jumpa dipostingan saya selanjutnya.

Friday, September 1, 2017

Mengetahui Tuberkulosis (TBC)

Selamat datang di blog mas Hardi.


Pada kesempatan kali ini, saya akan coba memberikan informasi mengenai Tuberkulosis (TBC).

TBC...
Apa ya Tuberkulosis itu ?
Bagaimana gejalanya ?
Bagaimana pengobatannya ?
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas, maka sebaiknya anda baca penjelasan berikut ini.



  Tuberkulosis adalah penyakit paru yang disebabkan oleh bakteri. Tuberkulosis, yang dalam bahasa orang awam disebut dengan “plek paru” merupakan penyakit multisistemik dengan bentuk klinis yang bermacam-macam. Tuberkulosis merupakan penyakit  paling umum yang menyebabkan kematian di seluruh dunia terkait dengan penyakit menular. 

  Penyebab penyakit ini adalah kuman Mycobacterium tuberculosis, yang berbentuk batang (basil) tahan asam. Bakteri ini terbilang “bandel” karena tak sekedar bersarang di paru-paru, namun juga di organ-organ lain selain paru-paru, mulai dari selaput otak hingga tulang.


Tanda dan Gejala
Perlu ditekankan bahwa tanda dan gejala TBC pada anak-anak dan dewasa itu sangat berbeda.

A. TBC pada anak-anak

Pada anak, tidak perlu ada batuk, namun apabila serumah atau ada riwayat terpapar orang yang TBC, dan anak tersebut mengalami gangguan pertumbuhan, penurunan nafsu makan, demam nglemeng selama 2 minggu, maka sebaiknya dilakukan uji tes mantoux di Puskesmas terdekat.

B. TBC pada orang dewasa
pada orang dewasa, gambaran klinis klasik terkait dengan TB paru aktif adalah sebagai berikut:
Batuk
Berat badan/ anoreksia
Demam
Keringat malam
Hemoptisis/ batuk darah
Nyeri dada (juga dapat hasil dari perikarditis akut tuberkulosis)
Kelelahan


  Selain di paru-paru, TB bisa menyerang ke organ lain seperti selaput otak,kemudian disebut dengan meningitis TB, ke tulang yang disebut dengan Penyakit Pott, ke organ saluran kemih, ke sendi, dan sebagainya.

Metode untuk mengetahui TB adalah sebagai berikut :
  1. Tes kulit tuberkulin Mantoux dengan purified protein derivative (PPD) untuk infeksi aktif atau laten (metode utama)
  2. Memeriksa dahak pasien pada pasien dengan gejala batuk. Pengecatan Basil tahan asam (BTA) dan kultur bakteri: Hasil pengecatan yang negatif tidak serta merta menyingkirkan diagnosis TB; Kultur BTA adalah tes yang paling spesifik untuk TB
  3. Serologi HIV pada semua pasien dengan TB dan status HIV tidak diketahui: Individu terinfeksi HIV berada pada peningkatan risiko untuk TB
  4. Rontgen dada untuk melihat gambaran paru pada pasien TBC.


Perawatan Pasien yang menderita TBC :
Idealnya, pasien TB disolasi pasien di sebuah kamar dengan tekanan negatif
Menggunakan masker sekali pakai yang cukup untuk menyaring basil
Lanjutkan isolasi sampai BTA negatif selama 3 kali berturut-turut pemeriksaan dahak (biasanya setelah sekitar 2-4 minggu pengobatan)

  Masalah utama dalam pengobatan TB adalah lamanya pengobatan sehingga tingkat kepatuhan pasien cenderung berkurang. Hal ini yang memicu resistensi kuman sehingga antibiotik awal tidak mempan. Pasien yang mengalami resistensi disebut kasus MDR-TB. Untuk kasus MDR-TB, pengobatan akan jauh lebih sulit, dengan durasi yang lebih lama, tingkat mortalitas yang lebih tinggi, dan obat tidak sekedar diminum, tetapi ada pula obat yang disuntikan ke penderita.