Monday, September 4, 2017

Pembahasan singkat mengenai Jantung koroner

Selamat datang kembali diblog mas Hardi.


Kali ini kita akan coba membahas apa yang dimaksud dengan penyakit Jantung Koroner bukan Jantung Kolonel ya...!!
Apa ya kira-kira penyakit jantung koroner itu, kok sampai bisa masuk kedalam 10 penyakit paling mematikan di Indonesia ?





Jantung Koroner
  Jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan oleh penumpukan kolesterol, lemak, atau zat lainnya pada dinding pembuluh darah. Jantung merupakan organ vital dalam aliran darah pada tubuh. Seiring bertambahnya usia, kelenturan pembuluh darah semakin menurun, diiringi dengan radikal-radikal bebas dan plak lemak yang dapat hinggap di dinding pembuluh darah.  Penyakit jantung koroner secara medis disebut juga penyakit jantung iskemik.

  Penyakit ini terjadi ketika arteri koronaria (arteri yang memasok darah ke otot jantung) menjadi mengeras dan menyempit. Hal ini disebabkan penumpukan kolesterol dan bahan lainnya, yang disebut plak, pada dinding pembuluh darah. Penumpukan ini disebut aterosklerosis.
  Plak akan semakin besar sehingga aliran darah ke otot jantung semakin sedikit dan semakin sulit. Akibatnya, otot jantung tidak bisa mendapatkan darah atau oksigen yang dibutuhkan. Ketika jaringan kurang asupan, maka hal itu akan direspon sel sebagai apa yang kita kenal dengan “nyeri dada khas” yang disebut dengan “angina”, atau jika arteri koronaria tersumbat total, maka pasien dapat jatuh ke dalam kondisi “serangan jantung”. Serangan jantung inilah yang merupakan kekwatiran medis karena menyebabkan kerusakan jantung permanen atau bahkan kematian penderita.


Jika plak sudah cukup besar, maka gejala yang ditimbulkan adalah sebagai berikut :

1. Nyeri dada atau ketidaknyamanan pada dada, nyeri ini bisa menjalar ke leher, rahang, bahu, dan tangan sisi kiri, punggung, perut sisi kiri (sering dianggap maag). Nyeri ini dapat ringan sampai dengan berat. Nyeri dada ini disebut dengan “angina”. Angina dapat bertahan selama beberapa menit. Jika plak belum menyumbat arteri koronaria secara total, maka angina akan mereda dengan sendirinya. Jika angina bertahan terus menerus, maka segera bawa diri Anda ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

2. Keringat dingin, mual, muntah, atau mudah lelah.

3. Irama denyut jantung yang tidak stabil (aritmia) bahkan bisa menyebabkan berhentinya jantung (sudden cardiac arrest) yang bila tidak ditangani dengan cepat dapat menyebabkan kematian si penderita.


Pencegahan
Untungnya, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan mengurangi kemungkinan kita mendapatkan penyakit jantung. Kita harus melakukan beberapa hal berikut ini :

1. Mengetahui tekanan darah secara rutin dan jaga agar tekanan darah dalam angka yang normal (dibawah 130/90 mmHg)
2. Olahraga dengan teratur
3. Jangan merokok
4. Kontrol kadar gula dalam darah
5. Kontrol kadar kolestrol dan trigliserid
6. Makan banyak buah dan sayuran
7. Menjaga berat badan yang sehat
8. Hindari stress berlebih



Itulah tadi informasi mengenai Jantung koroner, semoga kita selalu selamat dan sehat.
Sampai jumpa dipostingan saya selanjutnya.