Monday, September 11, 2017

Pengertian Keselamatan dan Kesehatan

Selamat datang kembali di blog mas Hardi.
Dalam postingan kali ini kita akan membahas mengenai keselamatan dan kesehatan. Apa sih arti keselamatan itu ? dan Apa pula arti kesehatan di kehidupan kita ?.



Tanpa harus berlama-lama dengan intro yang tidak jelas, langsung saja kita bahas satu persatu.

1. Keselamatan
  Menurut hasil penelusuran saya di mbah google akhirnya dapat saya ambil kesimpulan sebagai berikut, bahwa Keselamatan adalah suatu kondisi aman, baik  fisik, sosial, spiritual, finansial, politis, emosional, pekerjaan, psikologis, ataupun pendidikan serta dapat terhindar dari ancaman terhadap faktor-faktor tersebut. Untuk mencapai hal tersebut, dapat dilakukan perlindungan terhadap suatu kejadian yang memungkinkan terjadinya kerugian ekonomi atau kesehatan.

Pada umumnya, terdapat 3 jenis kondisi :
Keselamatan normatif digunakan untuk menerangkan produk atau desain yang memenuhi standar desain.
Keselamatan substantif digunakan untuk menerangkan pentingnya keadaan aman, meskipun mungkin tidak memenuhi standar.
* Keselamatan yang dirasakan digunakan untuk menerangkan keadaan aman yang timbul dalam persepsi orang. Sebagai contoh adalah anggapan aman terhadap keberadaan rambu lalu lintas. Namun, rambu-rambu ini dapat menyebabkan kecelakaan karena menyebabkan pengemudi kendaraan menjadi gugup.


  Keselamatan pada umumnya didefinisikan sebagai penilaian dampak dari adanya risiko kematian, cedera, atau kerusakan pada manusia atau benda. Risiko ini dapat timbul karena adanya situasi yang tidak aman ( Unsafe condition) atau tindakan yang tidak aman (Unsafe Action). Contoh dari situasi yang tidak aman adalah lingkungan kerja yang bising, lingkungan kerja dengan kondisi ekstrem (bertemperatur sangat tinggi atau rendah atau bertekanan tinggi) atau terdapat senyawa kimia yang berbahaya. Sebagai respons dari risiko ini, berbagai tindakan diambil sebagai pencegahan. Respons yang diambil umumnya berupa respons secara teknis dan keluarnya peraturan.
Untuk menjaga keselamatan, maka dilakukan tindakan pengurangan akan terjadiny celaka. Untuk itu diperlukan suatu penilaian akan keselamatan di lingkungan yaitu dengan pengukuran
Beberapa pengukuran keselamatan meliputi:
A. Pengamatan visual terhadap keadaan tidak aman seperti terdeteksinya pintu keluar darurat yang tertutupi oleh barang yang disimpan.
B  Pemeriksaan visual terhadap cacat seperti retak, sambungan yang kendor.
C. Analisis Kimia.
D. Analisis X-ray untuk memeriksa objek yang tertutup seperti hasil pengelasan, tembok semen, atau kulit bagian luar pesawat.
E. Uji destruktif dari sampel.
F. Uji tekan dilakukan dengan memberi tekanan pada orang atau produk, untuk menentukan "breaking point".
G. Penerapan dari protokol dan prosedur standar sehingga aktivitas kerja terkontrol.
H. Pelatihan tenaga kerja, vendor, dan pengguna produk.
I. Instruksi manual yang menjelaskan cara penggunaan suatu produk atau pelaksanaan suatu aktivitas.
J. Video instruksional yang mendemonstrasikan cara menggunakan produk yang benar.
K. Evaluasi aktivitas oleh ahlinya untuk meminimalkan kecelakaan dan meningkatkan produktivitas.
L. Peraturan Pemerintah untuk menetapkan standar minimal.
M. Peraturan Internal Industri
N. Pernyataan etis oleh organisasi atau perusahaan sehingga karyawan mengerti apa yang diharapkan dari mereka.
O. Pemeriksaan Fisik untuk menentukan apakah seseorang berada dalam keadaan yang mungkin menyebabkan masalah.
P. Evaluasi periodik terhadap karyawan, departemen-departemen, dan sebagainya.
Q. Survei lingkungan untuk mengamati tingkat pencemaran lingkungan.


2. Kesehatan
Berlanjut ke bahasan kedua kita tentang kesehatan...
Apa sih kesehatan itu ? 

  Melalui berbagai sumber di internet dapat saya simpulkan bahwa Kesehatan adalah suatu keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial, dan ekonomis.Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan, dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan, dan persalinan.Pendidikan kesehatan adalah proses membantu sesorang, dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun secara bersama-sama, untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal yang memengaruhi kesehatan. Definisi yang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry Green, dan para koleganya yang menyatakan bahwa pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudah adaptasi sukarela terhadap perilaku yang aman bagi kesehatan.
Dalam kehidupan ini kesehatan dibagi menjadi 2 yaitu kesehatan Tubuh (fisik) dan kesehatan Jiwa(rohani).

*kesehatan Fisik
  kesehatan fisik merupakan sebuah kondisi yang stabil atau umum dalam sistem koordinasi badan dan jiwa raga manusia atau makhluk hidup lainnya pada rata-rata normal. Berkaitan dengan badan kesehatan tersebut sering dijuluki sebagai kesehatan jasmani yaitu jika koordinasi organ-organ tubuh manusia atau makhluk hidup lainnya dalam keadaan yang stabil atau normal. 

*Kesehatan Jiwa
  Kesehatan rohani sebagai "suatu keadaan yang baik dimana seseorang menyadari kemampuannya, dapat menghadapi stress yang normal, dapat bekerja secara produktif dan menyenangkan, dan dapat berkontribusi dalam kelompoknya. kesehatan rohani merupakan kesehatan jiwa manusia atau makhluk hidup yang memiliki akal dan pikiran, apabila seorang tersebut memiliki koordinasi pikiran dan hati yang tenang sekaligus nyaman pada saat itu .
Banyak remaja menderita kesehatan jiwa sebagai akibat dari tekanan lingkungan sosial, dan masalah sosial yang mereka hadapi. Beberapa masalah kesehatan jiwa adalah: depresi, masalah makan (eating disorders), dan penggunaan narkoba. Banyak cara untuk mencegah masalah kesehatan jiwa agar tak terjadi seperti komunikasi yang baik dengan anak-anak/remaja kitayang menderita kesehatan jiwa. kesehatan jiwa dapat disembuhkan, dan perhatianlah pada tingkah laku anak-anak kita.


Demikian pembahasa kita mengenai keselamatan dan kesehatan, semoga bermanfaat...!!!