Monday, September 18, 2017

Waktu shalat 5 waktu bertepatan dengan Puncak energi alam (Mayor)

"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur'an adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu ?"
[ QS. Fushshilat : 51]
Hasil gambar untuk sholat


"Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah saat berdiri, duduk, dan berbaring/ Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."
[QS. An-Nisa' : 103]

Shalat didirikan sebanyak 5 waktu, pernahkan kita berpikir mengapa harus dilakukan sebanyak itu dan sebaiknya didirikan pada awal waktu ?.
Jawaban atas pertanyaan tersebut sangat terkait dengan rahasia di balik waktu-waktu di mana kita diperintahkan untuk mengerjakannya. Rahasia itu terungkap berdasarkan beberapa penelitian dan pengamatan para paka di bidangnya.

Setiap pergantian waktu shalat sebenarnya bersamaan dengan terjadinya perubahan energi alam yang dapat diukur dan dirasakan melalui perubahab warna alam. Fenomena perubahan warna alam adalah sesuatu yang tidak asing bagi mereka yang akrab di bidang fotografi.
Pada waktu shalat subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang berseuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam fisiologi, tiroid memiliki pengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri yang berkaitan dengan rezeki dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur pada waktu subuh akan menghadapi masalah rezeki dan komunikasi. Hal ini terjadi karena tiroid tidak dapat menyerap energi alam ketika ruh dan jazad masih tertidur.

Ketika memasuki waktu shalat Zuhur, warna alam menguning dan berpengaruh terhadap perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga  memiliki pengaruh terhadp hati. Di samping itu, warna kuning juga mempunyai rahasia yang berkaitan dengan keceriaan seseorang. Jadi, mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan shalat Zuhur berulang-ulang kali akan menghadapi masalah dalam sistem pencernaannya serta berkurang keceriaannya.

Saat waktu shalat Asar, warna alam berubah menjadi oranye. Hal ini memiliki pengruh yang cukup signifikan terhadap kondisi prostat, uterus, ovary, testis, dan sistem reproduksi secara keseluruhan. Warna oranye di alam juga dapat mempengaruhi kreatifitas seseorang. Orang yang kerap ketinggalan untuk shalat Asar akan menurun daya kreatifitasnya. Di samping itu juga akan menghilangkan dampak positif dari energi alam untuk organ-organ reproduksi.

menjelang waktu shalat Maghrib, warna alam berubah menjadi merah. Pada waktu ini, kita kerap sekali mendengar nasihat orang tua agar tidak berada di luar rumah. Nasihat tersebut ada benarnya karena saat maghrib tiba, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan Iblis. Pada waktu ini, jin dan iblis amat bertenaga karena mereka beresonansi(ikut bergetar) dengan warna alam. Mereka yang sedang berada dalam perjalanan sebaiknya berhenti sejenak dan mendirika shalat Maghrib. Hal ini lebih baik dan lebih aman karena pada waktu ini banyak interferens (tumpah tindih)nya dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama yang dapat menimbulkan fatamorgana yang berakibat merusak penglihatan kita.

Ketika masuk waktu Isya', alam berubah menjadi nila dan selanjutnya menjadi gelap. waktu Isya' menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak manusia. mereka yang kerap kali ketinggalan shalat Isya' akan sering merasa gelisah.

Ketika alam diselimuti kegelapan malam, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan jiwa dan raga. dengan tidur di waktu itu kondisi jiwa kita berada pada gelombang delta dengan frekuensi dibawah 4 Hz dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu istirahat.